alexametrics

Anggarkan Rp11 M, Pemkot Jakbar Percantik Trotoar di Depan Kantor Wali Kota

loading...
Anggarkan Rp11 M, Pemkot Jakbar Percantik Trotoar di Depan Kantor Wali Kota
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Penataan trotoar kembali dilakukan Sudin Bina Marga Jakarta Barat. Penataan yang menelan angka Rp 11 miliar itu dilakukan sepanjang jalan Kembangan Raya, tepat di depan Kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Dalam pembangunan ini, Sudin Bina Marga Jakarta Barat menargetkan hingga akhir tahun 2019, penataan trotoar dari kantor wali kota hingga lampu merah selesai.

Kasie Kelengkapan Prasarana Jalan dan Jaringan Utilitas Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Untung Pitoyo mengatakan pembangunan tahap II dilakukan sejak Juli lalu. Ia menyebut kawasan Sentra Primer harus dilakukan penataan lantaran masuk program unggulan Walikota.



"Diperkirakan rampung pada akhir November mendatang. Kita sudah beberapa kali berdiskusi dengan instansi terkait seperti Dishub, Sudin Kehutanan dan lainnya. Intinya kita sebagai leading sektor, tapi SKPD dan masyarakat ikut mendukung," ujar Untung Pitoyo, Jumat (12/7/2019).

Untung melanjutkan, trotoar yang akan ditata nantinya akan memiliki lebar 2-3 meter. Selain itu akan dilengkapi buffer taman, bangku, lampu penerangan dan yellow grid bagi penyandang disabilitas.

Dengan demikian, kata Untung diharapkan trotoar akan nyaman bagi pejalan kaki. Taman taman akan lebih enak untuk digunakan dan mempercantik kawasan itu.

Sebelumnya pada tahun 2018, lanjut Untung, pihaknya menata kawasan trotoar di CNI Kembangan, Jakarta Barat sepanjang 1,3 kilometer. Kawasan itu kini menjadi lokasi yang kerap dijadikan tempat nongkrong anak muda saat sore hari.

Sekretaris Kecamatan Kembangan, Joko Mulyono menjelaskan pihaknya mengundang, Ketua RT / RW dan warga selaku pemilik bangunan usaha di sepanjang Jalan Kembangan Raya yang terdampak proyek penataan trotoar di kawasan sentra Primer Barat. Ia menilai, pengerjaan trotoar tahap I dan II beda karakter.

"Tahap I hampir tidak bersentuhan dengan tokoh masyarakat serta masyarakat. Sekarang ini ada beberapa kendala, seperti konturnya ada yang tinggi dan rendah. Ada yang belum ada trotoar karena dibuat landai oleh warga untuk dilalui kendaraannya," tuturnya.

Untuk itu, kata Joko, sosialisasi kepada masyarakat sangat penting. Ia mengharapkan dengan sosialisasi, proyek disana berjalan lancar sesuai dengan program unggulan Pemkot Jakarta Barat, yakni penataan trotoar di sepanjang kawasan Sentra Primer Barat.

Joko memastikan, setelah pengerjaan selesai, tidak ada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar tersebut. "Kita sampaikan pesan ke Kasatpol PP Kecamatan Kembangan, karena itu adalah kawasan unggulan kita. Kalau sekarang sudah kita jaga apalagi nanti kalau torotoar sudah jadi bagus. Jadi kami pastikan trotoar itu steril dari PKL," jelasnya.

Sementara Ketua RW 02 Kembangan Utara Iksan Jamin meminta penataan trotoar sekaligus memperbaiki saluran air yang berlokasi di depan SPBU Shell.

"Kondisi saluran air di depan SPBU Shell agak miring, jadi kami minta saat trotoar ditata sekaligus diperbaiki saluran airnya," tutupnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak