alexametrics

Waspada, Ini Aksi Kejahatan Selama Ramadhan hingga Idul Fitri

loading...
Waspada, Ini Aksi Kejahatan Selama Ramadhan hingga Idul Fitri
Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Selama Ramdhan, polisi mengingatkan pentingnya warga untuk waspada. Tak hanya di jalan atau saat sedang berbelanja, bahkan ketika sedang di rumah masyarakat diminta tetap untuk hati-hati.

Salah satunya adalah kejahatan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi saat salat tarawih hingga menjelang sahur. Selain itu kejahatan dengan modus pembiusan yang mengincar para pemudik yang hendak pulang kampung, menjadi salah satu kejahatan yang paling marak pada saat mudik lebaran.

Modus lainnya, yakni perampokan dengan berpura-pura bertamu atau menawarkan jasa service AC dan peralatan rumah tangga. Modus ini biasanya mengincar rumah yang ditinggalkan majikannya dan hanya dijaga oleh pembantu rumah tangga.



Dan yang tidak kalah mengerikan adalah perampokan mengunaka senjata api yang mengincar para nasabah bank. Pasalnya, jelang hari raya akan ada penarikan uang dalam jumlah besar dan tentunya ini harus diwaspadai.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menghimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap aksi kejahatan yang ditenggarai meningkat jelang bulan puasa. "Kita tahu aktivitas warga dibulan puasa lebih tinggi, seperti berbelanja atau mengambil uang di Bank dan ATM," katanya kepada wartawan, Selasa (7/5/2019).

Argo juga kembali berpesan agar warga tidak mudah percaya dengan orang yang belum dikenal, bahkan hanya sekedar untuk memberikan pertolongan. "Modus kejahatan kian canggih dan beragam bahkan tidak lagi menggunakan cara-cara konvensional," tegasnya.

Ke depan, dia mengingatkan modus-modus kejahatan juga kian bervariatif terutama menjelang mudik lebaran. Dimana kejahatan akan tertuju pada setiap terminal bus dan stasiun. Modusnya dengan membius korban, melalui minuman atau makanan yang diberikan pelaku secara cuma-cuma akan meningkat jumlahnya jelang lebaran.

Bukan hanya bius, kawan copet dan jambret juga wajib diwaspadai para pemudik. "Tentunya kami akan awasi dan lakukan pengamanan disetiap titik-titik rawan," ujarnya

Selain itu, target kawan penjahat juga tertuju pada rumah yang ditinggal oleh pemiliknya mudik. Dia menghimbau setiap pemudik lebih waspada dan memastikan rumah yang ditinggali sudah terkunci.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak