alexa snippet

Rusak Inventaris Polri, Pendemo di Depan Istana Negara Diciduk

Rusak Inventaris Polri, Pendemo di Depan Istana Negara Diciduk
Polisi tengah melakukan pengamanan. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Polisi mengamankan sejumlah mahasiswa yang menggelar aksi demo di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Sejumlah mahasiswa itu pun dibawa ke klinik karena mengalami luka usai dibubarkan paksa.

Demo mahasiswa di depan Istana Negara pada Jumat, 20-21 Oktober 2017 malam itu berakhir bentrok. Mahasiswa dibubarkan paksa polisi karena enggan pergi dari lokasi demo meski sudah melewati batas waktu demo.

Setelah pembubaran aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) itu, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Idham Aziz langsung memantau ke lokasi kejadian pada Sabtu (21/10/2017) dini hari.

Menurut Idham, pembubaran mahasiswa dilakukan dengan cara membuka akses Jalan Medan Merdeka Barat yang menjadi titik kumpul massa berdemonstrasi.

"Aksi mahasiswa yang tadinya berlangsung hingga pukul 18.00 WIB, mereka tetap bertahan hingga pukul 23.00 WIB lewat. Akhirnya kami mengambil langkah yang mana sebelummya arus lalu lintas kami alihkan, karena masyarakat merasa terganggu, lalu kami jalankan arus lalu lintas secara minimal," ujarnya.

Dia menerangkan, ada sembilan mahasiswa yang diamankan polisi. Adapun mahasiswa yang diamankan juga mengalami luka di bagian wajah maupun tangan saat dibubarkan paksa oleh polisi.

"Ada 9 orang yang kami amankan, kami kirim ke Mapolda dan kenakan Pasal 406 dan 170, sementara melakukan pengerusakan terhadap inventaris anggota Polri maupun fasilitas umum," tuturnya.

Mahasiswa yang diamankan itu, tambahnya, kini telah berada di Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Semua sudah di polda. Sekarang sudah dibawa ke klinik polda. Luka ada yang lecet di tangan," katanya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top