Kondisi Pria yang Ditelantarkan Anaknya di Tangerang Membaik, Tak Mau Pulang karena Trauma
loading...
A
A
A
TANGERANG - Kondisi pria paruh baya bernama Toto Daryanto (51), yang ditelantarkan anaknya di Jalan Palem Manis, Kampung Dumpit, RT 003/RW 005 Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang , sudah membaik. Namun Toto tak ingin kembali lagi ke anaknya lantaran mengalami trauma berat.
Saat ini kondisi Toto mulai membaik setelah mendapatkan perawatan di RSUD Kota Tangerang. Tampak Toto mulai tersenyum ketika diajak berbicara oleh pihak Dinsos. Namun rasa kecewa masih terlihat saat dikunjungi oleh anaknya.
Pengelola Rehabilitasi dan Pelayananan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Tatang Hidayat, mengatakan, Toto sudah bisa dibawa pulang setelah dirawat selama tiga hari di RSUD. Namun Toto tak mau pulang ke rumahnya di kawasan Jambe, Kabupaten, lantaran trauma.
Toto hari ini sudah dibawa ke UPT Dinsos Kabupaten Tangerang di Kawasan Jayanti. Toto dibawa dengan ranjang darurat dari kamar rawatnya ke ambulans untuk menuju UPT Dinsos Kabupaten Tangerang.
"Kondisinya alhamdulillah sudah membaik, sudah mau makan, bisa berbicara. Tadi makannya aja habis," ujar Tatang, Jumat (28/4/2023).
Toto beberapa hari ini dirawat intensif di RSUD Kota Tangerang setelah ditemukan di pinggir Jalan Palem Manis pada Selasa, 25 April 2023. Dinsos Kota Tangerang kemudian berkoordinasi dengan Dinsos Kabupaten Tangerang terkait penanganan Toto.
Dinsos juga sudah melakukan mediasi dengan pihak keluarga. Saat dimediasi, Toto mengaku tidak ingin kembali kepada pihak keluarga.
"Tadi saya sudah berbicara dengan Pak Toto, dan Pak Toto tidak mau kembali lagi ke anaknya. Beliau sudah trauma, karena Beliau benar-benar ditelantarkan oleh anaknya," kata Tatang.
Dia menceritakan, mulanya Toto oleh anaknya dibawa ke rumah istrinya di kawasan Perum 4, Cibodas, Kota Tangerang. Namun istrinya Toto tidak mau menerima.
"Lalu ditelantarkan anaknya, ditemukan oleh warga dan dibawa trantib. Lalu dibawa ke Dinsos Kota Tangerang," jelas Tatang.
Dari pengakuan Toto, kata Tatang, pria malang itu tidak mengetahui alasan keluarga tega menelantarkannya. Namun saat mediasi dengan pihak keluarga, anak Toto mengakui telah menelantarkan ayahnya itu.
Tatang menyebut selain Dinsos Kabupaten Tangerang, juga ada Yayasan Gerak Menebar Kebaikan yang siap menampung Toto.
Saat ini kondisi Toto mulai membaik setelah mendapatkan perawatan di RSUD Kota Tangerang. Tampak Toto mulai tersenyum ketika diajak berbicara oleh pihak Dinsos. Namun rasa kecewa masih terlihat saat dikunjungi oleh anaknya.
Pengelola Rehabilitasi dan Pelayananan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Tatang Hidayat, mengatakan, Toto sudah bisa dibawa pulang setelah dirawat selama tiga hari di RSUD. Namun Toto tak mau pulang ke rumahnya di kawasan Jambe, Kabupaten, lantaran trauma.
Baca Juga
Toto hari ini sudah dibawa ke UPT Dinsos Kabupaten Tangerang di Kawasan Jayanti. Toto dibawa dengan ranjang darurat dari kamar rawatnya ke ambulans untuk menuju UPT Dinsos Kabupaten Tangerang.
"Kondisinya alhamdulillah sudah membaik, sudah mau makan, bisa berbicara. Tadi makannya aja habis," ujar Tatang, Jumat (28/4/2023).
Toto beberapa hari ini dirawat intensif di RSUD Kota Tangerang setelah ditemukan di pinggir Jalan Palem Manis pada Selasa, 25 April 2023. Dinsos Kota Tangerang kemudian berkoordinasi dengan Dinsos Kabupaten Tangerang terkait penanganan Toto.
Dinsos juga sudah melakukan mediasi dengan pihak keluarga. Saat dimediasi, Toto mengaku tidak ingin kembali kepada pihak keluarga.
"Tadi saya sudah berbicara dengan Pak Toto, dan Pak Toto tidak mau kembali lagi ke anaknya. Beliau sudah trauma, karena Beliau benar-benar ditelantarkan oleh anaknya," kata Tatang.
Dia menceritakan, mulanya Toto oleh anaknya dibawa ke rumah istrinya di kawasan Perum 4, Cibodas, Kota Tangerang. Namun istrinya Toto tidak mau menerima.
"Lalu ditelantarkan anaknya, ditemukan oleh warga dan dibawa trantib. Lalu dibawa ke Dinsos Kota Tangerang," jelas Tatang.
Dari pengakuan Toto, kata Tatang, pria malang itu tidak mengetahui alasan keluarga tega menelantarkannya. Namun saat mediasi dengan pihak keluarga, anak Toto mengakui telah menelantarkan ayahnya itu.
Tatang menyebut selain Dinsos Kabupaten Tangerang, juga ada Yayasan Gerak Menebar Kebaikan yang siap menampung Toto.
(thm)