alexametrics

PDP Meninggal Terkait Covid-19 Bertambah, Seluruh Kecamatan di Bogor Zona Merah

loading...
A+ A-
BOGOR - Meski sejak dua hari terakhir ini angka kasus terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Bogor cenderung tak ada peningkatan. Namun belum ada satu pun 37 pasien dari 41 pasien yang dinyatakan sembuh. Malah angka kasus meninggal Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terus bertambah terhitung hingga pukul 14.00 WIB, Senin (06/04/2020).

"Pasien yang terkonfirmasi positif hari ini tetap sama dengan hari sebelumnya yaitu 41 orang dengan rincian belum ada satupun kasus yang selesai atau sembuh, masih dalam perawatan/pengawasan Rumah Sakit (RS) juga masih 34 orang dan meninggal tujuh orang," ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno yang menjabat sebagai Juru Bicara Pemkot untuk Siaga Corona Kota Bogor dalam keterangan tertulisnya, Senin (06/04/2020).

Namun, lanjut Sri, hampir setiap hari kasus meninggal pada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terus bertambah yang sebelumnya hanya 17 orang, sekarang menjadi 18 orang dengan hasil tes swab masih menunggu dari Laboratorium Litbangkes Kementerian Kesehatan. "Artinya ada satu penambahan PDP meninggal hari ini. Sehingga PDP meninggal menjadi 18 orang. Sedangkan dari total 79 PDP hingga saat ini baru 13 orang yang sembuh, sisanya sebanyak 48 orang masih dalam pengawasan RS," ungkapnya.



Sementara untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) total menjadi 784 orang, dengan rincian 380 kasus selesai dan sisanya yang masih dalam pemantauan sebanyak 404 orang," jelasnya.

Berdasarkan data dihimpun dari hasil pemetaan sementara tim Gugus Tugas Covid-19 hingga Senin (06/04/2020) sebaran kasus pandemi ini merata di seluruh kecamatan di Kota Bogor. Sehingga enam kecamatan seluruhnya masuk dikategorikan sebagai red zone atau zona merah.

Rinciannya, dari jumlah total kasus yakni 41 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu berasal dari enam kecamatan. Bahkan Bogor Timur dan Bogor Tengah menjadi penyumbang kasus positif Covid-19 terbanyak masing-masing 9 orang.

Menyusul kecamatan Tanah Sareal sebanyak 8 orang, Bogor Utara tujuh orang, Bogor Barat tujuh orang dan Bogor Selatan satu orang. Sedangkan terbanyak pasien positif yang meninggal adalah kecamatan Bogor Utara dan Bogor Tengah, masing-masing dua orang.

Tiga kecamatan lain yakni Tanah Sareal, Bogor Timur, Bogor Barat masing-masing 1 orang meninggal dunia, Bogor Selatan masih 0 kasus meninggal terkonfirmasi positif.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top