alexametrics

Tetap Tugas di Tengah Wabah Corona, Petugas Damkar: Insya Allah Mati Syahid

loading...
A+ A-
TANGERANG SELATAN - Tetap bekerja di tengah wabah virus Corona, membawa suka duka bagi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Seperti diungkapkan Kepala Damkar Kota Tangsel Uci Sanusi. Sukanya, bisa berbuat lebih untuk masyarakat. Dukanya, bahaya setiap saat menanti. Namun, Uci ikhlas kalaupun harus bertaruh nyawa. Baginya ha ini bagian dari jihad.

"Kita anggap ini ibadah. Kalaupun ini takdir, insya Allah mati syahid," kata Uci, saat di Ciputat, Kamis (2/4/2020).



Menurut Uci, perang melawan virus Corona bukan hanya persoalan kerja mengugurkan tugas dan tanggung jawab saja. Tetapi bagian dari ibadah. Pihaknya pun berusaha berbuat semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat, salah satunya melalui penyemprotan.

"Hari ini penyemprotan dilakukan di Komplek Melati, Jalan Raya Jelupang, dan wilayah Alam Sutera. Permintaan dari masyarakat banyak, tapi obatnya tidak ada. Ketika ada obatnya langsung kita semprot," bebernya.

Petugas Damkar Tangsel saat ini berjumlah 180 orang. Saat menjalankan tugas, mereka juga merasakan takut. Tetapi selama tetap mengikuti protokol yang ada, ia percaya semua aman.

"Itu manusiawi lah. Saat seperti ini, rasa takut pasti ada. Kekhawatiran orang rumah juga ada. Tetapi, kekhawatiran itu harus kita hadapi dengan mengikuti protokol yang ada. Jadi aman. Kita anggap ini ibadah," pungkasnya.

Wabah virus Corona di Kota Tangsel terbilang cukup ganas. Dalam hitungan minggu, sebanyak 20 orang meninggal, ODP 363, PDP 150, dan positif 40 orang. Sementara yang telah sembuh baru 6 orang.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top