alexametrics

Warga Penyebar Hoaks Cipinang Melayu Lockdown Diamankan Polisi

loading...
A+ A-
JAKARTA - Seorang pria yang menyebarkan video amatir terkait Cipinang Melayu Lockdown, diamankan pihak kepolisian. Dalam video berdurasi 21 detik itu, pria tersebut mengatakan bahwa akses menuju Cipinang Melayu Jakarta Timur sudah ditutup atau lockdown.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Suhli mengatakan, pria itu diamankan karena menyebarkan informasi hoaks terkait penutupan Jalan Inspeksi Kalimalang.

"Pelaku yang di video viral sudah kita bawa ke Mapolrestro Jakarta Timur. Masih dalam pemeriksaan di Satreskrim Polrestro Jakarta Timur," kata Suhli di Makasar, Jakarta Timur, Minggu (29/3/2020).



Adapun pesan hoaks dalam video tersebut yakni menerangkan bahwa akses Jalan Cipinang Melayu sudah ditutup dan tidak bisa dilalui sampai waktu yang belum ditentukan.

"Bos laporan bos, ini Cipinang Melayu akses sudah ditutup lockdown. Semua pintu sudah ditutup, sudah tidak bisa bebas keluar masuk. Udah ditutup secara permanen sampai waktu yang tidak ditentukan," bunyi pesan dari video hoax Cipinang Melayu Lockdown.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo membenarkan, saat ini pria yang ada di dalam video hoaks tersebut tengah menjalani pemeriksaan.

"Diperiksa karena menyebarkan hoaks, karena di Cipinang Melayu tidak lockdown," ujar AKBP Hery Purnomo.

Adapun Lurah Cipinang Melayu Agus Sulaeman menuturkan bahwa pria yang diamankan merupakan warga RW 04. "Iya, warga RW 04, sekarang di Polres didampingi anggota LMK (Lembaga Musyawarah Kelurahan) Cipinang Melayu," pungkas Agus.

Ia mengakui ada penutupan akses jalan, namun bukan lockdown. Akses jalan yang ditutup yakni menuju permukiman warga RW 04 menggunakan baja ringan dengan panjang sekitar 30 dan tinggi 2 meter.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top