alexa snippet

Orasi Kebangsaan, Plt Gubernur Minta Warga Sejukan Jakarta

Orasi Kebangsaan, Plt Gubernur Minta Warga Sejukan Jakarta
Dalam orasi kebangsaannya, Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menyebut jika suasana kampanye dan politik di Jakarta saat ini hendaknya tidak boleh memanas. Foto/SINDOnews/Yuanita
A+ A-
JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono melakukan orasi kebangsaan dalam acara Nusantara Bersatu di Lapangan Silang Barat Monas, Jakarta Pusat. Dalam orasi kebangsaannya, Soni menyebut jika  suasana kampanye dan politik di Jakarta saat ini hendaknya tidak boleh memanas.

"Mari kita berikan AC ke Jakarta, kalau terima berita SMS, Whatsapp, Facebook yang kira-kira hawanya memanaskan, bersifat hoax dan menyesatkan dihapus," tegas Soni, Rabu (30/11/2016).

Soni menambahkan jika dengan adanya acara seperti ini maka mengajarkan jika Indonesia tidak boleh kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang berbudaya, bermartabat, dan beradab.

Sementara itu, orasi kebangsaan lainnya dituangkan pula oleh Yenny Wahid. Yenny menilai jika seharusnya Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi persatuan.

"Kita tunjukkan sikap mengajak bukan mengejek. Kita saling merangkul bukan memukul. Ketika ada yang salah, melenceng mari kita didik bukan kita hardik. Mari kita kedepankan persatuan bukan perseteruan," kata Yenny.

Acara bertajuk Nusantara Bersatu digagas oleh Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, Pegawai Negeri Sipil (PNS), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, musisi, dan budayawan.

Berbagai atraksi mulai dari aksi drumband dari Sekolah Tinggi Ilmu Penerbangan  (STIP), Reog Ponorogo, kesenian Betawi berupa silat, ondel-ondel dan Tari Yapong, hingga marawis dan Tari Saman khas Aceh ditampilkan. Kesenian modern berupa penampilan band dan orchestra juga dihadirkan sebagai pembuka acara tersebut.

Para tokoh yang hadir diantaranya adalah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa, Kapolri Jenderal Tito Karnaviab, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammada Iriawan, serta jajaran pejabat TNI dan Polri lainnya.



(ysw)
dibaca 3.738x
loading gif
Top