Jalan Penghubung Bogor-Cianjur Rusak Berat, Pemkab Bogor Tutup Mata

Minggu, 06 November 2022 - 10:13 WIB
loading...
Jalan Penghubung Bogor-Cianjur Rusak Berat, Pemkab Bogor Tutup Mata
Jalan utama Desa Warga Jaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Cianjur rusak berat. Foto/Istimewa
A A A
BOGOR - Jalan utama Desa Warga Jaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Cianjur rusak berat. Aktivitas warga di sekitar perbatasan wilayah tersebut menjadi terganggu.

”Lubang jalan dimana-mana, saya heran kenapa Pemkab Bogor tutup, padahal ini jalur penting warga,” kata salah satu warga Hendi kepada wartawan, Minggu (6/11/2022).

Kata dia, kerusakan jalan yang merupakan akses utama warga sekitar itu bervariasi. Terdapat banyak lubang dengan kedalaman 10-40 centimeter. Baca juga: Bikin Rusak Jalan Kabupaten Bogor, Truk ODOL Ditertibkan

”Jalan rusak begini menghambat perekonomian. Biasanya warga kalau banyak wisatawan jualan minuman sama makanan di pinggir jalan, sekarang susah wisatawan karena jalan rusak," ungkapnya.

Selain perekonomian, jalan rusak juga berdampak kepada layanan kesehatan. Warga sekitar mayoritas lebih memilih untuk berobat ke fasilitas kesehatan di wilayah Cianjur karena akses yang lebih bagus.

”Dulu dari Cianjur ke Bogor rusak parahnya bukan main, tapi sekarang bagus lancar jaya, beda sama ke Bogor. Warga ke rumah sakit lebih mending ke Ciajur dengan jarak tempuh satu jam kurang, ketimbang harus lewat jalan yang rusak,”tuturnya.

Camat Sukamakmur Bakri Hasan mengatakan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat kepada dinas terkait untuk perbaikan jalan rusak tersebut.



”Dalam setahun ini perawatan jalan dari dinas terkait hanya sekali dilakukan, itu pun tidak sampai sebulan jalannya kembali rusak,” ucapnya. Baca juga: Jalan Raya Bogor Rusak Akibat Pipa Air Bocor, Membahayakan Pengendara

Jalan itu, lanjut Bakri, memang merupakan akaes utama warga beraktifitas. Terlebih menjelang libur Natal dan Tahun Baru, kerap dijadikan alternatif wisatawan yang akan ke Cianjur atau sebaliknya.

”Jangan sampai akibat jalan rusak ada warga jadi korban. Juga menghambat ekonomi warga,” tutupnya.
(ams)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1471 seconds (10.177#12.26)