Pemprov DKI Bakal Pasangi CCTV di Sejumlah Titik Rawan Jakarta

Sabtu, 24 September 2022 - 19:26 WIB
loading...
Pemprov DKI Bakal Pasangi CCTV di Sejumlah Titik Rawan Jakarta
Pemprov DKI bakal memasang kamera Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah titik rawan Jakarta. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bakal memasang kamera Closed Circuit Television ( CCTV ) di sejumlah titik rawan Jakarta. Pemasangan kamera pengintai itu untuk mencegah kasus pemerkosaan anak berusia 13 tahun di Hutan Kota Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara pada 1 September 2022.

"DKI Jakarta bekerja sama dengan Polda Metro dan Kodam Jaya, kita membangun ribuan CCTV diseluruh Jakarta. Itu salah satu upaya kita (mencegah kasus pemerkosaan di ruang publik). Ke depan setiap tahun akan kita tambah, kita tingkatkan CCTV di wilayah Jakarta. Ini juga membantu agar mengurangi terjadinya perbuatan yang tidak baik," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2022). Baca juga: Permukiman Padat Penduduk Jakarta Menjadi Prioritas Pemasangan Jakwifi

Ariza mengimbau permasalahan rudapaksa anak dibawah umur menjadi tugas bersama. Ia meminta warga untuk menjaga lingkungan sekitar terutama anak masing-masing agar tidak terulang.

"Ya memang ini menjadi tugas kita bersama Jakarta yang cukup luas sekalipun padat penduduknya tentu masih ada saja tempat tertentu yang dapat dimanfaatkan untuk hal yang tidak baik. Untuk itu perlu kesadaran kita bersama seluruh warga Jakarta untuk menjaga seluruh warga (khusus anak-anak) agar tidak terjadi seperti itu," ucap Ariza.



Sebelumnya, kasus pemerkosaan ini bermula saat korban hendak pulang ke rumah dari sekolah. Di tengah perjalanan pulang, korban bertemu dengan empat pelaku di Hutan Kota Cilincing, Jakarta Utara. Baca juga: Anies Tinjau Pemasangan Rumput Hybrid di Jakarta International Stadium

Di tempat inilah para pelaku memaksa korban untuk dibawa ke sebuah tempat kosong di Hutan Kota, Cilincing, kemudian memperkosa secara bergilir. Kasus inipun tengah menjadi sorotan publik karena korban dan pelaku masih sama-sama di bawah umur.
(mhd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1939 seconds (10.55#12.26)