Tak Ingin Budaya Tawar-Menawar Hilang di Pasar, Anies Minta Orang Tua Ajak Anak-anak saat Belanja

Kamis, 22 September 2022 - 12:52 WIB
loading...
Tak Ingin Budaya Tawar-Menawar Hilang di Pasar, Anies Minta Orang Tua Ajak Anak-anak saat Belanja
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak ingin budaya transaksi tawar-menawar di pasar hilang.Foto/MPI/Muhammad Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak ingin budaya transaksi tawar-menawar di pasar hilang. Anies meminta orang tua mengajak anak-anak saat belanja kebutuhan pokok ke pasar .

Anies mengatakan, pasar adalah tempat bertemunya penjual-pedagang, berinteraksi antar masyarakat. "Pasar itu jangan sampai hilang, di sinilah suasana indonesia itu terjaga. Hanya di pasar tradisional ada seni menawar," kata Anies pada Kamis (22/9/2022).

Menurut Anies, Begitu sampai tempat lain, seni itu hilang dan yang dikhawatirkan adalah generasi kedua, generasi ketiga tidak terampil lagi menawar. Baca: Anies Minta Direksi Perumda Pasar Jaya Tidak Perkaya Diri Pribadi

"Sudah terbiasa dengan fixed price. Kenapa? Karena tidak tumbuh dalam suasana ekosistem pasar. Kita-kita yang masih tumbuh dalam suasana ekosistem pasar, menawar itu biasa," ujarnya.

Anies meminta Dirut Perumda Pasar Jaya Tri Prasetyo agar mendorong atau membuat program agar orang tua mengajak anak-anak agar pandai tawar-menawar. Sebab, Anies menilai kalau tidak dipraktikkan hanya orang tua yang mengetahui harga pasar.

"Saya mengajak kepada semua, Pak Dirut dan jajaran coba dorong supaya ada program mereka yang berbelanja membawa anak untuk ikut, membawa supaya mereka terbiasa dalam situasi-situasi transaksi pasar. Kalau tidak nanti ibunya terus yang datang ke pasar. Ibunya yang tahu harga pasar," tuturnya.

Sebagi informasi, Anies meresmikan empat pasar yang rampung direvitalisasi yakni, Pasar Cipinang Kebembem, Pasar Sawah Barat, Pasar Tanah Tinggi Poncol, dan Pasar Tebet Barat.

(hab)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1067 seconds (10.101#12.26)