Monas Dibuka Kembali, Pasar Lenggang Masih Dipasang Garis Polisi

Jum'at, 17 Juni 2022 - 12:49 WIB
loading...
Monas Dibuka Kembali, Pasar Lenggang Masih Dipasang Garis Polisi
Kawasan Pasar Lenggang Monas,Jakarta Pusat, masih diberi garis polisi.Foto/MPI/Muhammad Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Kawasan Monumen Nasional (Monas) , Gambir, Jakarta Pusat kembali dibuka secara bertahap sejak Kamis, 16 Juni 2022. Sayangnya, ratusan kios di Pasar Lenggang, Monas, yang terbakar pada Maret 2022 silam masih dipasangi garis polisi.

Pantauan MNC Portal Indonesia pada Jumat (17/6/2022) ratusan kios di Pasar Lenggang yang terbakar hingga kini masih dipasangi garis polisi. Selain itu, puing-puing yang terbakar masih berserakan di lokasi yang biasa menjual aneka macam kuliner serta cenderamata tersebut.

Belum nampak pengerjaan revitalisasi atau pembangunan kembali kios-kios tersebut. Adapun lokasi terbakarnya ratusan kios di Pasar Lenggang berdekatan langsung dengan pintu masuk kawasan Monas yang kembali dibuka untuk pengunjung atau tepatnya dari arah parkiran IRTI Monas di pintu silang merdeka Barat Daya.

Hal itu cukup menggangu pemandangan pengunjung yang hendak memasuki kawasan Monas. Baca: Wagub Ariza Pastikan Cari Solusi Usai Kebakaran Ratusan Kios Lenggang di Monas

Kendati demikian, para pedagang tetap menjajaki dagangannya di kios yang lain di lokasi yang sama yaitu Pasar Lenggang. Adapun barang dagangan yang dapat dijumpai pengunjung di antaranya kaus, pernak-pernik khas Jakarta, hingga kuliner khas Jakarta dapat dijumpai di Pasar Lenggang.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespons belum dibangunnya kembali ratusan kios yang terbakar tersebut. Ariza sapaan akrabnya menuturkan, kios-kios di Pasar Lenggang segera ditangani oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM).

"Ya iya itu masih dalam proses, itu akan segera dibangun nanti Dinas UMKM ya," kata Ariza singkat di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Kamis, 16 Juni 2022 malam.

Sebelumnya, dalam hasil investigasi, polisi menemukan beberapa fakta. Adanya kesengajaan pembakaran dari tersangka WST (29). Temuan tersebut berasal dari keterangan 8 saksi dan penelusuran lebih dalam yang dilakukan kepolisian melalui rekaman CCTV.

"Saksi yang kita periksa pada saat kejadian, untuk sementara sudah delapan orang terdiri dari pedagang, koordinator kotanas, Pamdal Monas, dan pemilik kios" ujar Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto di Mapolres Jakarta Pusat, Kemayoran, Senin, 4 April 2022.

Menurut Setyo, kejadian bermula pada satu kios yang dibakar oleh tersangka WST. Kemudian, dari satu kios itu api menjalar ke ratusan kios lainnya. "Sekitar pukul 04.45 WIB, tanggal 30 Maret 2022, kami mendapat laporan terjadinya kebakaran awal dari kios Dasril Lubis," katanya.
(hab)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1390 seconds (10.177#12.26)