Dinkes Catat Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 876

Selasa, 17 Mei 2022 - 06:31 WIB
loading...
Dinkes Catat Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 876
Dinkes DKI Jakarta mencatat kasus aktif Covid-19 di Jakarta hingga Senin, 16 Mei 2022 sebanyak 876 orang.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat kasus aktif Covid-19 di Jakarta hingga Senin, 16 Mei 2022 sebanyak 876 orang. Pemprov DKI Jakarta hingga kini masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19 .

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, berdasarkan data Senin, 16 Mei 2022 jumlah kasus aktif di Jakarta turun satu kasus.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 876 orang yang masih dirawat/isolasi," kata Dwi dalam keterangannya dikutip, Selasa (17/5/2022). Baca: Bertambah 50 Orang, Dinkes Catat Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta 717

Dwi menuturkan, berdasarkan data telah dilakukan tes PCR sebanyak 5.515 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 4.688 orang dites PCR kemarin untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 70 positif dan 4.618 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes antigen sebanyak 10.880 orang dites, dengan hasil 22 positif dan 10.858 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.233.010 dengan tingkat kesembuhan 98,7%, dan total 15.293 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%," tuturnya.

Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 58.757 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 1.008.476 per sejuta penduduk," ujarnya.

Dwi melanjutkan, untuk positivity rate di Jakarta sudah di bawah standar organisasi kesehatan dunia (WHO). "Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,3%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,6%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," ucapnya.

(hab)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1949 seconds (10.101#12.26)