Jelang Demo Mahasiswa, Begini Kondisi Terkini di Kawasan Patung Kuda

Senin, 11 April 2022 - 08:01 WIB
loading...
Jelang Demo Mahasiswa, Begini Kondisi Terkini di Kawasan Patung Kuda
Kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat terpantau ramai lancar.Foto/MPI/Muhammad Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) batal menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Mereka akan menggelar aksi di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2022).

Pantauan MNC Portal Indonesia pukul 07.00 WIB di Kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat terlihat barrier raksasa berwarna hitam putih dan kawat berduri telah disediakan. Namun, tidak terlihat kendaraan taktis milik kepolisian.

Situasi lalu lintas dari arah Jalan MH Thamrin menuju Jalan Medan Merdeka Barat terlihat ramai lancar. Begitupun sebaliknya dari arah Jalan Harmoni menuju Jalan MH Thamrin terpantau ramai lancar.

Sedangkan dari arah Jalan Budi Kemuliaan menuju arah Jalan Medan Merdeka Selatan atau sebaliknya terpantau ramai lancar. Hingga saat ini belum diberlakukan penutupan arus lalu lintas dan massa aksi mahasiswa pun belum terlihat.

Kemudian, terlihat personel Ditlantas Polda Metro Jaya mulai berdatangan untuk menggelar apel keamanan di Kawasan Patung Kuda. Baca: Cegah Kemacetan Akibat Demo BEM SI, Begini Rekayasa Arus Lalin di Kawasan Gedung DPR

Sebelumnya, BEM SI memindahkan titik lokasi dengan menggelar aksi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta Pusat."Iya betul, kita ke DPR," kata Koordinator Media BEM SI Luthfi Yufrizal kepada wartawan, Minggu (10/4/2022).

Luthfi menjelaskan, pindahnya tempat aksi untuk memastikan konstitusi berjalan dengan prosedur yang berlaku. Akhirnya, mereka memutuskan untuk menjalankan aksi di depan Gedung Wakil Rakyat.

"Kita ingin memastikan konstitusi yang ada berjalan maka dari itu kita akan mengawal dari UU dan memastikan DPR RI melaksanakan konstitusi dengan baik sesuai dengan yang sudah ada," ucap Luthfi.

Mereka akan menyampaikan empat tuntutan, yakni;

1. Mendesak dan menuntut wakil rakyat agar mendengarkan dan menyampaikan aspirasi rakyat bukan aspirasi partai.

2. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menjemput aspirasi rakyat sebagaimana aksi massa yang telah dilakukan dari berbagai daerah dari tanggal 28 Maret 2022 sampai 11 April 2022.

3. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk tidak mengkhianati konstitusi negara dengan melakukan amandemen, bersikap tegas menolak penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan 3 periode.

4. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menyampaikan kajian disertai 18 tuntutan mahasiswa kepada Presiden yang sampai saat ini belum terjawab.

(hab)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2541 seconds (11.97#12.26)