Pasien Covid-19 di Jakarta Berkurang 555 Orang, Kasus Aktif Masih Tersisa 17.997

Kamis, 17 Maret 2022 - 06:40 WIB
loading...
Pasien Covid-19 di Jakarta Berkurang 555 Orang, Kasus Aktif Masih Tersisa 17.997
Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19. Pada Rabu (16/3/2022) Dinkes DKI mencatat jumlah kasus Covid-19 berkurang 555 orang. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19 . Berdasarkan data pada Rabu (16/3/2022), Dinkes DKI mencatat jumlah kasus Covid-19 berkurang 555 orang.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 17.997 (orang yang masih dirawat/isolasi)," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam keterangannya.

Baca juga: Turun 1.100, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Hari Ini Capai 18.552

Ia tetap mengimbau agar masyarakat mewaspadai penularan varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. Upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas.

Berdasarkan data Dinkes DKI, telah dilakukan tes PCR sebanyak 23.383 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 21.044 orang dites PCR pada Rabu (16/3/2022) untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.706 positif dan 19.338 negatif.

Selain itu, dilakukan tes antigen sebanyak 26.174 orang dites, dengan hasil 907 positif dan 25.267 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Baca juga: Selain Covid-19, Ini Penyakit yang Sangat Menular dan Perlu Diwaspadai

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.189.556 dengan tingkat kesembuhan 97,3%, dan total 15.031 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%," ujarnya.



Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen). Artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 148.146 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 953.993 per sejuta penduduk," ucapnya.

Lebih lanjut, Dwi menyebut kasus positivity rate di Ibu Kota masih di atas standar organisasi kesehatan dunia atau WHO. "Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,9%. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 12%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," tuturnya.
(thm)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1441 seconds (10.55#12.26)