GP Ansor DKI Minta Marwah Kiai Harus Dijaga

Sabtu, 27 November 2021 - 22:28 WIB
loading...
GP Ansor DKI Minta Marwah Kiai Harus Dijaga
Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki menyayangkan pernyataan massa aksi yang berdemo di depan Gedung PBNU, Kramat Jakarta Pusat, Jumat kermarin. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki menyayangkan pernyataan massa aksi yang ber demo di depan Gedung PBNU, Kramat Jakarta Pusat, Jumat kermarin. Pernyataan yang dilontarkan oleh oknum kelompok tersebut telah menghina Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar yang merupakan otoritas tertinggi dalam organisasi NU yang notabene diisi oleh ulama khas dan memiliki kapasitas keilmuan yang mumpuni.

"Kami mengecam keras terhadap oknum-oknum yang mengaku kader NU tapi perilakunya jauh dari ajaran-ajaran NU," ujar Saiful dalam keterangannya, Sabtu (27/11/ 2021). Baca juga: Ketua PBNU: Tak Ada Pilihan Lain Kecuali Laksanakan Perintah Rais Aam

Saiful juga menilai, pernyataan tersebut sudah memicu kegaduhan dan emosi seluruh kader NU. Sebab, posisi Rais Aam wajib dijaga marwah dan nama baiknya, terlebih menjelang perhelatan Muktamar ke-34 NU.

"Dinamika menjelang muktamar merupakan hal biasa. Namun tetap menjaga kehormatan dan marwah para kiai," ucap Saiful.



Atas dasar itu, Saiful mendesak, agar oknum tersebut segera meminta maaf. “Kami meminta oknum tersebut untuk meminta maaf secara terbuka kepada Rais Aam dan seluruh Keluarga Besar NU," katanya.

Diketahui aksi yang dilakukan oleh kelompok Gerakan Santri Kultural. Aksi tersebut diketahui berisi desakan agar mempercepat perhelatan Muktamar NU ke-34 pada 17 Desember 2021. Baca juga: Surati PBNU, 9 Kiai Sepuh Minta Muktamar ke-34 Ditunda
(mhd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3788 seconds (11.252#12.26)