Warga Bekasi Penerima BST Bentak-bentak Petugas Kantor Pos hingga Menangis

loading...
Warga Bekasi Penerima BST Bentak-bentak Petugas Kantor Pos hingga Menangis
Petugas perempuan BST Kantor Pos di Aren Jaya, Bekasi, menangis usai dibentak dan diajak ribut oleh warga penerima BST. Foto: IG @bekasi.terkini
BEKASI - Tim Bantuan Sosial Tunai ( BST ) Kantor Pos di Aren Jaya, Bekasi, menangis usai dibentak dan diajak ribut oleh warga penerima BST. Penyebabnya lantaran warga tidak melengkapi syarat penerima BST.

Aksi itu diunggah akun Instagram @bekasi.terkini. Dalam keterangan video, keributan terjadi pada Rabu 21 Juli 2021 di Aren Jaya RW 16. Tim BST Pos Indonesia Kota Bekasi dibentak-bentak oleh warga. Petugas perempuan menangis dan petugas BST yang cowok diajak berkelahi.
Baca juga: BST dari Anies Tidak Perlu Diambil Langsung dan Tidak Hangus

"Mbak petugas sampai nangis dibentak-bentak, masnya diajak ribut. Semua kita yang ada disini digeprak geprak meja diomeli-omelin, dibentak-bentak sama dia, cba dimana kita ini kerja, kita cape tapi diperlakukan seperti itu," kata si perekam, Kamis (22/7/2021).

Dalam video yang diunggah selanjutnya, terlihat mengapa warga itu membentak Tim BST Pos. Awalnya, petugas perempuan meminta warga tersebut melengkapi syarat menerima BST. Namun, warga yang tidak mengenakan masker itu malah marah-marah.

"KTP buat difoto aplikasinya, sama fotokopi KTP dan KK udah itu aja," kata petugas perempuan.

"Trus apa, fotokopi rumah, akte? hah, eh siapa yang tadi bentak-bentak, hayo," jawab warga penerima BST itu.
Baca juga: Kabar Gembira, Pemerintah Mulai Cairkan BST untuk 10 Juta Warga



Warganet meminta petugas BST melaporkan warga arogan tersebut ke pihak kepolisian agar data penerima BST dicabut.

"Ngambil bantuan kok galak banget gak mau ikutin aturan kalo mau cepet kerja gak usah ambil bantuan malu lo laki masih seger...yg dibentak. Lapor polisi biar bstnya di cabut dan gak keluar lagi," kata @sabeni16.

"Skalian bpjs ny cabut, ud susah malah galakan die," timpal @faiz_elektro.
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top