alexametrics

Tinjau Lokasi, Wali Kota Jakut Jamin 198 Korban Kebakaran

loading...
Tinjau Lokasi, Wali Kota Jakut Jamin 198 Korban Kebakaran
Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko meninjau langsung korban kebakaran yang terjadi di RT14/12 Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan. Foto/Yohannes Tobing/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko meninjau langsung korban kebakaran yang terjadi di RT14/12 Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan. Dia mengatakan, sebanyak 198 jiwa menjadi korban terdampak kebakaran yang terjadi pada Jumat 22 Mei 2020.

“Hari ini kami memonitor langsung ke lokasi terjadinya musibah kebakaran yang terjadi kemarin petang. Ada 198 jiwa yang diungsikan di GOR Pademangan. Kami selalu meningkatkan upaya perhatian kepada mereka mulai dari pelayanan dasar seperti makan, sandang, fasilitas kesehatan dan kebersihan,” kata Sigit saat ditemui di GOR Pademangan, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (23/5/2020).

Sigit menjelaskan pasca kebakaran, pemerintah langsung didistribusikan bantuan termasuk memprioritaskan fasilitas keamanan, kesehatan, dan kebersihan bagi warga yang mengungsi di GOR. “Dari sesaat kejadian saya sudah memonitor bencana ini. Berkoordinasi dengan seluruh unsur guna menanggulangi bencana terutama memastikan terjaminnya keamanan bagi korban terdampak,” katanya.



Sementara itu peristiwa kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk, di wilayah Pademangan Barat, merupakan kejadian yang kedua kali terjadi. (Baca juga:Pengungkapan 821 Kg Sabu Jaringan Internasional Hasil Pengintaian 4 Bulan)

Ketua RW 12 Kelurahan Pademangan Barat, Agus Sutikno mengatakan, bencana kebakaran menjadi pelajaran berharga bagi warga sekitar. Untuk itu, evaluasi RW dengan pemerintah harus segera dilakukan, agar dapat mencegah dan meminimalisir kejadian serupa terulang.

“Kami sadari masih ada kekurangan dalam program pencegahan kebakaran selama ini. Kejadian kemarin menjadi pelajaran berharga warga,” kata Agus Di kantor RW 12, Sabtu (23/5/2020). (Baca juga:Agar Tidak Lupa, Begini Hukum dan Lafal Takbir Idul Fitri)

Kedepannya, pengurus RW akan meminta pemerintah dan stakeholder untuk menambah titik hidran mandiri di lokasi kebakaran tersebut. Termasuk dalam pembenahan jaringan listrik antar rumah agar tidak mudah terjadi konsleting.

“Selama ini di RT 14 baru ada lima titik hidran mandiri. Ini perlu kami tambah dan memaksimalkan penggunaannya agar tidak terjadi gangguan saat pemakaian. Jaringan listrik antar rumah warga juga akan kami minta kepada pihak PLN untuk segera dibenahi sebagai upaya pencegahan korsleting listrik,” tutupnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak