alexametrics

Jelang Lebaran, 430.993 Kendaraan Keluar Jakarta

loading...
Jelang Lebaran, 430.993 Kendaraan Keluar Jakarta
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Sehari sebelum Lebaran, PT Jasa Marga (Persero) mencatat sebanyak430.993kendaraan telah meninggalkan Jakarta. Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru mengungkapkan, jumlah ini berdasarkan dari tiga arah berbeda.

"Berdasarkan data sampai tanggal 22 Mei 2020 ada sekitar430.993kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui arah Timur sebanyak 39 persen, arah Barat 34 persen dan arah Selatan 27 persen," Kata Dwimawan melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (23/5/2020). (Baca juga:Dalam 3 Hari, 4 Ribu Kendaraan Hendak Keluar Jakarta Dipaksa Putar Balik)

Dari ketiga arah tersebut, Dwimawan menjelaskan bahwa kendaraan dari arah timur melalui dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama yang berkontribusi paling besar. Yakni, GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah96.693sedangan GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah72.856kendaraan.



Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak169.549kedaraan. Sedangkan jumlah kendaraan yang dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar146.276kendaraan dan kendaraan dari arah Selatan melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar115.168kendaraan.

Meskipun dalam dua hari ini kendaraan yang keluar jakarta mengalami peningkatan. Namun menurut Dwimawan di masa pandemi saat ini, justru Jasa Marga menilai ada penurunan kendaraan yang signifikan. "Justru angka ini turun 61 persen dari lalu lintas (lalin) di periode Lebaran tahun 2019," terangnya. (Baca juga:Whyte: Ayo Bertarung Fury, Kamu Raja Atau Pengecut?)

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020. "Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah," jelas Dwimawan.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak