Rayakan Cap Go Meh, Batik Merah Anies Bikin Salfok Netizen

loading...
Rayakan Cap Go Meh, Batik Merah Anies Bikin Salfok Netizen
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenakan batik merah saat merayakan Cap Go Meh secara virtual, Sabtu (27/2/2021). Foto: Instagram @aniesbaswedan
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut merayakan Cap Go Meh bersama keluarga besar Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa ) secara virtual. Namun, ada yang menarik perhatian dari batik merah yang dikenakan Anies.

Netizen pun tampak menyoroti gambar pola di batik merah Anies. “Saya kira banteng pak, ternyata kerbau, canda kerbau,” ujar akun Instagram @atoee_naufal yang dikutip SINDOnews, Sabtu (27/2/2021).
Baca juga: Anak Zulkifli Hasan Diserang Gerindra Gara-gara Kritik Anies Soal Banjir

“Duh untung tuh banteng moncongnya kaga putih, canda putih,” timpal @ikhsanrosandi.

Warganet ini salah fokus juga dengan gambar batik merah Anies. “Salfok sama Batiknya pak,” ucap @multikatili.

Melalui akun @aniesbaswedan, Gubernur DKI itu mengatakan, meskipun di tahun kerbau logam ini kita merayakannya sedikit berbeda, tahun ini kita berjumpa secara virtual, tapi tak mengurangi kesemarakan acara. Cap Go Meh tahun lalu kita masih bisa berkumpul di Pancoran, Glodok, merupakan momen terakhir sebelum berlakunya pengetatan, sebelum merebaknya wabah COVID-19.



Atas nama Pemprov DKI Jakarta, Selamat Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili dan selamat merayakan Cap Go Meh.
Baca juga: Ucapan MH Thamrin Soal Banjir Jakarta: Dibicarakan saat Musim Hujan, Dilupakan ketika Surut

Perayaan Cap Go Meh di Jakarta juga menunjukkan bahwa kehidupan kebersamaan di Jakarta benar-benar hadir. Di kota ini semua berkumpul, di kota inilah semua menjadi satu sebagai satu bangsa, dan kemajemukan tergambarkan dalam realitas keseharian masyarakat Jakarta.

Kita telah menempatkan persatuan di atas yang lainnya, dan ini benar-benar merekatkan kita. Kami mengajak kepada seluruh komunitas, khususnya melalui INTI, kepada teman-teman Tionghoa Jakarta, mari terus-menerus kita rawat dan perkuat rasa persatuan itu.

Di masa pandemi ini marilah saling membantu sesama, saling mengingatkan, saling menjaga kedisiplinan protokol kesehatan. Sehingga InsyaAllah kita akan terhindar dari paparan COVID-19 dan akan bangkit lebih kuat, lebih rekat sebagai sebuah masyarakat yang sama-sama berada di Jakarta, membangun kehidupan di kota ini.
Baca juga: Beragam Nama Jakarta Sejak Tahun 397 sampai Sekarang
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top