Pemberian Vaksin Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan di Jakarta Baru Capai 63,5%

loading...
Pemberian Vaksin Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan di Jakarta Baru Capai 63,5%
Pemberian vaksin Covid-19 kepada tenaga kesehatan di DKI Jakarta pada tahap pertama baru mencapai 65%.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
JAKARTA - Proses pemberian vaksin Covid-19 kepada tenaga kesehatan (nakes) di DKI Jakarta belum selesai sepenuhnya. Saat ini vaksinasi tahap pertama baru mencapai 65%.

"Untuk tenaga kesehatan sendiri dosis 1 dan 2 tuh sudah 65,3% terkait vaksin Covid-19," ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jumat (26/2/2021). Adapun rinciannya, dosis satu sebanyak 141.225 tenaga kesehatan sedangkan tahap kedua 73.298 tenaga kesehatan.

"Kemudian ini sudah mulai dilaksanakan selain tenaga kesehatan, sudah pedagang pasar, sudah mulai juga pendidikan, wartawan, para atlet, kemudian akan dimulai juga hotel buat wirausaha pariwisata dan lain-lain," ujarnya. Baca: Permintaan Darah Tinggi tapi Stok Kosong, PMI DKI Gencarkan Aksi Donor

Secara bertahap, pihaknya akan memulai vaksinasi ke sektor lain di samping tenaga kesehatan. "Mudah-mudahan nanti dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan masuk ke masyarakat. Untuk itu kami minta dukungan dari seluruh masyarakat, warga Jakarta agar ikut, maksudnya yakin bahwa vaksin ini aman baik sehat dan tidak kalah penting halal," jelasnya.

Politisi Gerindra itu menjamin vaksinasi yang diberikan aman dan halal."Terkait masih adanya survei-survei menyampaikan sanksi terhadap efek sampingan, ada yang bilang tidak halal, sudah sangat jelas MUI menyampaikan ini halal dan pakar kesehatan juga menyampaikan tidak ada efek samping dan ini baik. Kita bersyukur komitmen pempus akan memberikan vaksin pada seluruh warga jakarta dan seluruh Indonesia," ucap Ariza.

(hab)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top