Komjen Listyo Akan Terapkan Tilang Elektronik, Ade Armando: Mentalitas Warga Nggak Siap

loading...
Komjen Listyo Akan Terapkan Tilang Elektronik, Ade Armando: Mentalitas Warga Nggak Siap
Penerapan tilang elektronik mengandalkan kamera pengawas/CCTV. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo ingin mekanisme tilang terhadap pelanggar lalu lintas diganti dengan sistem elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Pakar Komunikasi Universitas Indonesia Ade Armando menilai rencana tilang elektronik diberlakukan dengan kondisi saat ini, mentalitas warga tidak siap menerimanya. Baca juga: Rencana Listyo Sigit Hapus Tilang di Jalan Mendapat Respons Positif

"KAPOLRI bilang pengawasan lalu lintas akan diserahkan pada sistem pengawasan elektronik. Polisi nggak perlu lagi menilang di jalan. Bagus sih. Tapi kalau masih seperti sekarang, mentalitas warga masih nggak siap rasanya," ujar akun @adearmando seperti dikutip SINDOnews, Kamis (21/1/2021).

Akun lainnya memandang tilang elektronik harus direalisasikan. Polri dan aparatur negara harus siap dulu, dengan demikian masyarakat juga nantinya siap. “POLRI dan Seluruh aparat NEGARA harus siap dulu. Transparant. Tilang juga aparat2 yg mentang2. Apalagi yg pakai pengawal. Ambulance Juga harus Tertib. Jangan bawa Batu dan sarana demo. Pastikan 2021 sdh Selesai. Otomatis Rakyat ikut," tulis @tokpitut. Baca juga: Ubah Perilaku Polisi, Komjen Listyo Sigit: Tak Ada Lagi Tilang di Jalan



"Tilang elektronik Lebih efektif... Denda tilang dibayar saat pembayaran pajak atau perpanjangan STNK.... Tidak ada lagi "Damai".....," kata @abvfarrand.

Penerapan ETLE sebenarnya sudah berlangsung di Jakarta. Hingga September 2020, jumlah kamera tilang elektronik di Jakarta sudah berjumlah 57 kamera yang tersebar di berbagai jalan protokol. Dalam penerapannya, banyak warga menggunakan pelat nomor palsu untuk mengelabui kamera.
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top