Hujan Deras, Lima Kecamatan di Kota Bekasi Tergenang

loading...
Hujan Deras, Lima Kecamatan di Kota Bekasi Tergenang
Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi mencatat sebanyak lima kecamatan terdampak akibat intensitas hujan lebat yang terjadi sejak Kamis (21/1/2021) pagi hingga siang hari. SINDOnews/Abdullah M Surjaya
BEKASI - Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi mencatat sebanyak lima kecamatan terdampak akibat intensitas hujan lebat yang terjadi sejak Kamis (21/1/2021) pagi hingga siang hari. Terpantau genangan air tertinggi mencapai 40 centimeter.

Kasie Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Bekasi, Hendra mengatakan, akibat itensitas hujan yang lebat menyebabkan lima kecamatan terdampak genangan air mulai dari 20 - 40 centimeter. "Hanya genangan air akibat hujan lebat, belum terpantau adanya banjir di permukiman warga," katanya.

Adapun lima wilayah itu di antaranya berada di Kecamatan Rawalumbu yang mengakibatkan genangan di Jalan Narogong Jembatan 1 dengan ketinggian 20-30 centimeter dengan penyebab aliran air tidak berfungsi.

Kecamatan Medan Satria terjadi genangan di Kelurahan Pejuang hingga 30 centimeter di RW 15. "Penyebabnya drainase tidak lancar dan pompa mati," katanya. (Baca juga; Pura-pura Mengantar Paket, Pelaku Hipnotis Perdaya Karyawan Toko Olahraga di Bekasi )



Lalu di Jalan Taman Harapan Baru, Kelurahan Pejuang, Bekasi Utara genangan air mencapai 30-40 centimeter dan genangan juga terjadi di RW 07 Kelurahan Pejuang dengan TMA 10-30 centimeter penyebab drainase tidak lancar. (Baca juga; DKI Pamer Pompa Waduk Pluit, Warganet: Jangan Lupa Monitor Gorong-gorong Pak Anies )

Kecamatan Bekasi Timur: hujan mengakibatkan simpang Jalan Kartini dan Juanda mulai tergenang dengan ketinggian 20-30 centimeter. Selain itu, terjadi pohon bambung tumbang dialiran air Kali Mati belakang SPBU Kartini sehingga menghambat aliran air. "Kondisinya saat ini sudah surut," ujarnya.

Hujan Deras, Lima Kecamatan di Kota Bekasi Tergenang




Kecamatan Bekasi Utara: terjadinya genangan air akibat penyumbatan drainase di Lingkar Utara dari SPBU Permata - Sasak Bule dan genangan di RT 11 RW 06 setinggi 50 centimeter. Penyebabnya drainase air yang sempit dan kurang lebar yang menyebabkan air menjadi menggenang di jalan tersebut.

Terakhir di Kecamatan Bekasi Selatan: akibat hujan lebat menyebabkan air menggenang di depan Giant Hyper Mall Bekasi dengan genangan setinggi 30-40 centimeter yang menyebabkan air mengenang dan tidak bisa dilewati. "Tapi saat ini sudah surut, petugas berkordinasi dengan instansi terkait," ungkapnya.

Hendra menambahkan, untuk menindaklanjutinya petugas BPBD Kota Bekasi terus berkordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk mengatasi genangan air dan evakuasi pohon bambu yang menghalani aliran Kali Mati."Sejauh ini semua genangan sudah tidak teratasi dan surut," tandasnya.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top