Antisipasi Demo, Jalan Sekitar Istana Kembali Dialihkan

loading...
Antisipasi Demo, Jalan Sekitar Istana Kembali Dialihkan
Aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja yang akan dilaksanakan Jumat (16/10/2020) ini, pihak Ditlantas Polda Metro Jaya kembali melakukan rekayasa lalu lintas. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Aksi unjuk rasa tolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang akan dilaksanakan Jumat (16/10/2020) ini, pihak Ditlantas Polda Metro Jaya kembali melakukan rekayasa lalu lintas.

(Baca juga: UU Cipta Kerja Bukan Untungkan Pengusaha Menurut Penegasan Kadin)

Rekayasa dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pengalihan arus lalu lintas diberlakukan secara situasional.

(Baca juga: Indonesia Termasuk 35 Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia)



"Rekayasa lalu lintas sifatnya situasional. Lalu lintas di sekitar Istana akan dialihkan jika terjadi kepadatan akibat penumpukan massa," kata Sambodo.

(Baca juga: Pengaruh Covid-19 pada Psikologi dan Kesehatan Jiwa di Masyarakat)

Namun, penutupan jalan telah dilakukan sejak Kamis (14/10/2020) pukul 23.00. "Beberapa ruas jalan yang sudah ditutup sejak pukul 23.00 ini, yaitu di Jalan Merdeka barat, harmoni, veteran 3, belokan Gambir arah Istana," ucap Sambodo.



Sambodo juga mengimbau massa tidak melakukan unjuk rasa untuk menghindari kerumunan yang berpotensi menularkan virus Corona. Berikut skema pengalihan arus lalu lintas di sekitar Istana Negara:
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top