alexametrics

Pembangunan MRT Fase II Bundaran HI-Harmoni Dimulai Maret 2020

loading...
Pembangunan MRT Fase II Bundaran HI-Harmoni Dimulai Maret 2020
PT MRT Jakarta melakukan penandatanganan kontrak pembangunan MRT Fase II a CP 201 Bundaran HI-Harmoni.Foto/SINDOphoto/Ilustrasi.dok
A+ A-
JAKARTA - PT MRT Jakarta melakukan penandatanganan kontrak pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Fase II a CP 201 Bundaran HI-Harmoni. Pengerjaan yang seluruhnya di bawah tanah itu akan rampung pada Desember 2024.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Syahbandar mengatakan, nilai kontrak pengerjaan CP 201 sepanjang 2,8 kilometer itu adalah sekitar Rp4,5 triliun. Termasuk dengan pembangunan Stasiun Thamrin dan Monas, Jakarta Pusat.

"Akan dikerjakan selama 58 bulan. Dimulai pada Maret 2020 mendatang dan selesai Desember 2024," kata William di Stasiun MRT Bundaran HI, Senin (17/2/2020).(Baca: Pembangunan MRT Fase II Bundaran HI-Kota Lebih Rumit dari Fase I)

William menjelaskan, seluruh pembangunan CP 201 itu berada di bawah tanah. Menurutnya, ini adalah peristiwa penting menandai dimulainya pekerjaan konstruksi pembangunan terowongan dan stasiun bawah tanah dari Bundaran HI menuju ke Kota.



Pembangunan MRT fase II ini diawali sejak Maret 2019 lalu dengan menggarap paket CP200, yang kini sudah selesai dibangun sejak September lalu. CP200 sendiri adalah pembangunan gardu induk MRT fase II di Monas dengan membuat dinding diafragma untuk gardu tersebut.

"Untuk tuneling kita menggunakan metode sama di fase satu, kita menggunakan TBM machine atau tunel boring machine," ungkapnya. Diketahui sebelumnya, pembangunan MRT fase II dibagi menjadi dua tahap, yaitu fase II a dari Bundaran HI-Kota dan fase II b Kota-Ancol Barat.

Total panjang fase II (a dan b) 11,5 Km terdiri dari 11 stasiun, yaitu tujuh stasiun bawah tanah (underground) di lokasi fase II a dan empat stasiun underground dan layang (elevated) pada fase II b.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak