alexametrics

Diperiksa Soal Meme Joker, Fahira Idris: Baru 4 Pertanyaan

loading...
Diperiksa Soal Meme Joker, Fahira Idris: Baru 4 Pertanyaan
Ade Armando dan Anggota DPD RI Fahira Indris. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Anggota DPD RI Fahira Idris hingga kini masih diperiksa atas laporannya terhadap Ade Armando terkait meme 'joker' Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sejauh ini, sudah 4 pertanyaan yang dilontarkan polisi ke Fahira.

"Masih klarifikasi hingga saat ini karena terpotong Salat Jumat dan sejauh ini baru 4 pertanyaan," ujar Fahira kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Menurutnya, pertanyaan yang disampaikan penyidik Polda Metro Jaya kepada dirinya masih belum spesifik ke materi laporan, yakni baru seputar di mana dirinya bekerja, kondisi kesehatannya, dan tahu tidaknya dia dipanggil polisi untuk diperiksa terkait laporannya tersebut. Dia juga ditanya tentang kronologis pelaporannya itu ke polisi.



"Pada 1 November kemarin, pukul 11.00 WIB saya dapat banyak telfon, SMS, WA, dan email mengatakam saya harus segera melihat akun FB Ade Armando yang mengupload gambar Gubernur DKI ala meme Joker," terang Fahira.

Kemudian, kata dia, dirinya diminta melaporkan meme tersebut ke polisi, dia pun sempat meminta orang-orang yang menghubunginya itu melaporkannya ke polisi. Namun, mereka menyebut tak berani membuat laporan karena takut sehingga dia pun berkomunikasi dengan pengacaranya dan sejumlah lembaga hukum.

"Ternyata memang itu sudah masuk unsur pidana diduga Pasal 32 ayat 1 junto 48 ayat 1, siapapun yang mengubah atau menyebarkan tanpa izin bisa kena pasal itu. Saudara Ade bilang bukan dia yang buat tapi bisa dibuktikan di pengadilan," katanya.

Dan terakhir, tambahnya, pertanyaan seputar foto dan pasal-pasal yang dilanggar dalam laporannya tersebut. Namun, itu semua masih belum tuntas dan bakal dilanjutkan kembali pasca waktu istirahat.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak