alexametrics

Semangat Berbagi, Warga Cluster Acacia GDC Berkurban 5 Sapi dan 17 Kambing

loading...
Semangat Berbagi, Warga Cluster Acacia GDC Berkurban 5 Sapi dan 17 Kambing
Sejumlah panitia pemotongan hewan kurban Cluster Acacia tampak sibuk menimbang daging dan memasukannya dalam kantong, di Cluster Acacia, GDC, Depok, Minggu (11/8/2019). Foto/Ist
A+ A-
DEPOK - Menyambut hari raya Idul Adha 2019/1440 Hijriah, warga Perumahan Grand Depok City (GDC) Cluster Acacia, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, berkurban 5 ekor sapi dan 17 ekor kambing. Hewan kurban tersebut dihimpun dari warga Cluster Acacia yang ingin berbagi dengan warga sekitar yang membutuhkan.

Pemotongan hewan kurban dimulai sekitar pukul 08.30 WIB di depan Balai RW, Cluster Acacia, setelah pelaksanaan Salat Idul Adha. Puluhan warga tampak antusias menyaksikan langsung prosesi pemotongan hewan kurban. Lokasi pemotongan kurban dibagi menjadi dua titik, satu titik khusus penyembelihan sapi dan satunya khusus kambing.

Ketua Panitia pemotongan hewan kurban Cluster Acacia, Arya Bima mengaku bersyukur karena ada peningkatan jumlah hewan kurban pada Idul Adha 2019/1440 Hijriah. Menurutnya, hewan kurban tersebut dihimpun dari warga Acacia sebagai wujud semangat kepedulian, berbagi, dan solidaritas kepada warga sekitar cluster yang membutuhkan.



Arya melanjutkan, sebagian besar daging kurban didistribusikan untuk warga di luar Cluster Acacia. “Alhamdulillah, tahun ini ada peningkatan jumlah hewan kurban yang dipotong. Sebagian besar daging kurban tersebut kita distribusikan untuk warga di luar komplek yang membutuhkan," kata Arya Bima saat ditemui di Cluster Acacia, Depok, Minggu (11/8/2019).
Semangat Berbagi, Warga Cluster Acacia GDC Berkurban 5 Sapi dan 17 Kambing

Guna mempercepat proses pencacahan dan distribusi daging, panitia menggunakan dua cara. Pertama, sistem potong tulang dan daging yang terpisah. Untuk tulang dipotong dengan alat mesin pemotongan sehingga bisa mempercepat pekerjaan. Sementara, pemotongan daging masih menggunakan alat manual, tapi dikerjakan oleh ahlinya.

Cara kedua, panitia menggandeng panitia kurban Masjid Nurul Huda, yang lokasinya bersebelahan dengan Cluster Acacia. Modelnya, sebagian besar dari jumlah kurban yang sudah dipotong, 3 sapi dan 10 kambing langsung diserahkan ke panitia kurban masjid untuk dilakukan pencacahan dan pendistribusian ke warga.

"Harapan kami, dari 2 metode ini dapat mempercepat proses pencacahan dan distribusi daging kurban secara efektif dan efisien. Terbukti, proses pencacahan dan distibusi selesai lebih cepat. Panitia juga luar biasa. Cukup baik dalam berbagi tugas dan tanggung jawab," terangnya.

Panitia kurban Acacia selain menyalurkan ratusan kantong daging kurban yang berisi masing-masing 1 Kg kepada warga Acacia dan warga sekitar, juga menyalurkan ke marbot masjid, para pedagang, anak yatim, tukang kebun, tukang sampah, tukang parkir, dan sejumlah pihak yang berhak.

"Insya Allah, amanah dari warga yang berkurban sudah disampaikan kepada mereka yang berhak menerima. Warga Acacia baik yang muslim maupun non muslim pun juga ikut menerima," katanya.

Semangat Berbagi, Warga Cluster Acacia GDC Berkurban 5 Sapi dan 17 Kambing
Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Imam Budi Hartono (IBH) yang bertempat tinggal di Cluster Acacia memberikan apresiasi kepada warga Acacia yang memiliki semangat untuk memotong hewan kurban di tengah upaya pembangunan Masjid.

“Ya ditengah-tengah kami sedang membangun masjid dengan dana mandiri, ternyata semangat warga Cluster Acacia luar biasa untuk tetap bisa berkurban sebagai tanda taat atas perintah Allah bagi hamba-Nya yang tahun ini belum menunaikan ibadah haji,” kata Imam Budi saat ditemui di lokasi pemotongan kurban..

Imam Budi Hartono berharap pembangunan masjid tersebut bisa segera selesai sehingga warga setempat bisa punya tempat ibadah yang memadai. “Mohon doa untuk kami warga Acacia semoga selalu diberi keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan kehidupan di dunia. Bagi masyarakat Depok yang mau berinfaq untuk pembangunan Masjid Acacia silahkan hubungi panitia pembangunan,” pungkas Imam Budi Hartono.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak