alexametrics

Musim Kemarau, PAM Jaya Pastikan Pasokan Air Bersih untuk Jakarta Aman

loading...
Musim Kemarau, PAM Jaya Pastikan Pasokan Air Bersih untuk Jakarta Aman
PAM Jaya menyatakan pasokan air bersih untuk wilayah Jakarta.Foto/KORAN SINDO/Dok
A+ A-
JAKARTA - PAM Jaya menyatakan ketersediaan pasokan air bersih untuk wilayah Jakarta memasuki musim kemarau masih dalam level aman. Pasalnya, sumber air baku dari Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, pun dalam level aman.

Manajer Humas PAM Jaya, Linda Nurhandayani mengatakan, sejauh ini belum ada persiapan khusus menghadapi musim kemarau. "Ketersediaan pasokan air saat ini masih pada level aman. Itu dikarenakan level ketinggian air di Jatiluhur sebagai salah satu sumber air baku PAM JAYA yang terbesar sekitar 81% masih pada level aman," kata Linda saat dikonfirmasi, Sabtu (6/7/2019).

Selain itu, lanjut dia, air curah dari Tangerang pun masih relatif sesuai target yang diharapkan. Kemudian untuk sumber-sumber air baku yang berasal dari Jakarta, seperti Kali Krukut dan Cengkareng drain saat ini masih sesuai yang dibutuhkan.



Terkait penyediaan air bersih, Linda menuturkan, cakupan layanan PAM Jaya saat ini sebesar 60% dan PAM Jaya masih berupaya untuk menambah cakupan layanan, khususnya di daerah-daerah yang belum terjangkau air perpipaan. Itu semua tentunya membutuhkan sumber air baku tambahan dan beberapa instalasi yang akan mensuplai ke wilayah tersebut.

"Tahun ini kami sedang membangun SPAM hutan kota yang akan mengaliri sebagian wilayah di Jakarta Utara dan Barat," tuturnya. Untuk diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami kekeringan, salah satunya kawasan Jakarta Utara dan Banten.

Adapun kawasan itu masuk dalam kategori status siaga, yang mana bakal mengalami hari tanpa hujan (HTH) lebih dari 31 hari dan prakiraan curah hujannya rendah, kurang dari 20 milimeter dalam 10 hari dengan peluang lebih dari 70%.
()
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak