alexametrics

MNC Peduli Donasikan Ribuan Susu UHT untuk Anak Yatim Piatu di Gambir

loading...
MNC Peduli Donasikan Ribuan Susu UHT untuk Anak Yatim Piatu di Gambir
MNC Peduli lewat MNC Media menyalurkan bantuan untuk anak yatim piatu di Yayasan Anak Yatim Rasulullah S.A.W, Jalan Petojo Binatu Raya No. 19, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019). Foto/SINDOnews/Okto Rizki
A+ A-
MNC Peduli lewat MNC Media menyalurkan bantuan untuk anak yatim piatu di Yayasan Anak Yatim Rasulullah S.A.W, Jalan Petojo Binatu Raya No. 19, Jakarta Pusat. Dalam bantuan kali ini, MNC Peduli menyerahkan 2.400 pcs susu UHT.

Ketua III MNC Peduli, Jessica Tanoesoedibjo memberikan 2.400 pcs susu UHT kepada anak yatim. Ia mengatakan tujuan pemberian susu Ultra High Technology untuk menambah gizi anak-anak yatim yang tengah melakukan ibadah puasa Ramadhan.

"Karena pada bulan Ramadhan ini anak-anak banyak yang berpuasa jadi kita ingin memberikan mereka susu untuk menambah gizi mereka, ketika mereka berbuka dan sahur," ujar Jessica Tanoesoedibjo di lokasi, Gambir, Jakarta Pusat, (28/5/2019).
MNC Peduli Donasikan Ribuan Susu UHT untuk Anak Yatim Piatu di Gambir

Selanjutnya, Jessica menuturkan MNC peduli dalam mengisi bulan Ramadhan banyak melakukan kegiatan positif yang bermanfaat bagi maayarakat.



"Pada bulan ramdhan ini MNC Peduli melakukan aktivitas diantaranya buka puasa bersama-sama anak Yatim Piatu lewat beberapa anak perusahaan seperti mister aladin, MNC Bank, MNC Sekuritas, jadi kita mengadakan buka bersama-sama anak-anak untuk menghibur mereka," katanya.

Untuk diketahui, MNC peduli telah mendistribusikan susu UHT sebanyak 4.800 pcs ke tiga lokasi di wilayah Jakarta bagi anak Yatim Piatu untuk kebutuhan buka puasa dan sahur.

"Pada hari ini kita memberikan 2.400 pcs susu, tetapi pada totalnya kita sudah mendistribusikan 4.800 pcs susu ke tiga lokasi berbeda," tutupnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak