alexametrics

Lagi Asyik Menanti Sahur, Lima Pemuda Luka Parah Dibacok Geng Motor

loading...
Lagi Asyik Menanti Sahur, Lima Pemuda Luka Parah Dibacok Geng Motor
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
DEPOK - Peristiwa penganiayaan yang berujung jatuhnya korban kembali terjadi. Setelah pada Selasa lalu seorang pemuda mengalami putus jari akibat diserang sekelompok pemuda bermotor, kini peristiwa pembacokan kembali terjadi. Lokasinya pun sama yaitu di kawasan Pancoran Mas, Depok.

Lima orang terluka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Peristiwa pembacokan ini terjadi di Kampung Lio, Kecamatan Cipayung, Depok pada Kamis dinihari tadi.

Peristiwa ini diketahui sekitar pukul 02.30 WIB. Para korban antara lain MI (17), H (15), AF (18), S (22) dan D (22). Saat itu para korban sedang berkumpul dan duduk di warung. Mereka sedang menanti waktu sahur.



Saat asyik duduk-duduk tiba-tiba datang sekelompok pemuda mengendarai sepeda motor. Mereka kemudian secara membabi-buta menyabetkan senjata tajam.

"Para korban dibawa ke RS Citama, Pabuaran, Kabupaten Bogor untuk mendapatkan perawatan medis," ujar Kapolsek Pancoran Mas Kompol Ronny Wowor, Kamis (9/5/2019).

Peristiwa itu pun langsung dilaporkan ke polisi. Keterangan para korban, mereka langsung diserang tanpa ada yang tahu siapa pelaku. Para korban tidak bisa melawan karena pelaku membawa senjata tajam.

"Para korban pas kejadian sedang nongkrong di jalan sambil menunggu waktu sahur pukul 02.30 WIB, tiba-tiba pelaku menyerang menggunakan senjata tajam," paparnya.

Korban mengalami luka cukup parah. Ada yang terluka di bagian lengan, punggung, dan bagian tubuh lainnya. Puas melukai korban, para pelaku melarikan diri.

Beruntung ada warga yang melihat dan langsung menolong para korban. "Langsung dibawa ke rumah sakit oleh warga. Kini masih menjalani perawatan," tukasnya.

Pihaknya masih mendalami kasus ini. Keterangan korban dan saksi lain masih dikumpulkan untuk mengungkap pelaku pembacokan tersebut.

"Ini yang masih kami dalami mengenai siapa pelaku. Sementara hanya itu saja yang dapat disampaikan," pungkasnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak