alexametrics

Rumah Terendam Banjir, Warga Bidara Cina: Kami Ingin Cepat Pulang

loading...
Rumah Terendam Banjir, Warga Bidara Cina: Kami Ingin Cepat Pulang
Kondisi Sungai Ciliwung di wilayah RW 07, Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (26/4/2019) siang. Foto: SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A+ A-
JAKARTA - Dampak dari naiknya tinggi muka air di Bendung Katulampa, Bogor, mengisahkan duga bagi masyarakat yang tinggal di bibir Sungai Ciliwung di Jakarta. Salah satunya warga yang tinggal di wilayah RW 07, Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kelurahan Bidara Cina selama ini memang rawan banjir akibat luapan Sungai Ciliwung. Letak geografis dari wilayah yang cenderung menjorok ke arah bibir Kali Ciliwung ini, tak ayal selalu menjadi langganan banjir kiriman. Saat ini ratusan warga Bidara Cina terpaksa mengungsi untuk sementara waktu.

Wiwin, warga RW 07, RT 05, yang rumahnya berada di bibir Kali Ciliwung mengaku sudah mulai mengungsi sekitar pukul 13.00 WIB siang tadi.



"Saya ngungsi karena tinggi air di rumah sudah setinggi genteng, karena kan rumah saya adanya di bawah. Barang-barang juga enggak ada yang dibawa, kayak kasur, baju, terus peralatan buat usaha," ujar Wiwin, kepada SINDOnews, Jumat (26/4/2019).

Wiwin berharap air cepat surut agar dapat segera membersihkan rumahnya. Senada dengan Wiwin, Eha, warga RT 05 lainnyya juga ingin segera pulang dan membersihkan rumah. Ia khawatir dengan barang-barang yang ada di rumah, karena belum sempat diselamatkan.

Diketahui, ratusan warga di RW 07, Kelurahan Bidara Cina, terdampak banjir kiriman dari Bogor itu. Air mulai masuk ke pemukiman warga pagi tadi pukul 09.WIB.

Total terdapat 10 RT yang terendam banjir dengan ketinggian sedada orang dewasa. Saat ini Kelurahan Bidara Cina sudah membentuk posko bersama untuk mengakomodir kebutuhan sementara warga yang mengungsi akibat banjir kiriman dari Bogor itu.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak