alexametrics

Duel dengan Begal yang Gentayangan di Jakbar, Iwan Meregang Nyawa

loading...
Duel dengan Begal yang Gentayangan di Jakbar, Iwan Meregang Nyawa
Iwan Saputra (22), yang tewas akibat keganasan pelaku kriminalitas jalanan. Foto: Ist
A+ A-
JAKARTA - Dua pasang begal bersepeda motor bergentayangan di Jakarta Barat. Mereka menyisir sejumlah ruas jalan dan menebar teror kematian kepada masyarakat.

Korban terbaru keempatnya adalah seorang remaja pria, Iwan Saputra (22), yang tewas akibat keganasan mereka. Iwan terbujur kaku bersimbah darah setelah bagian dada dan lehernya dibacok kelompok ini di Jalan Daan Mogot, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (4/3/2019) dini hari tadi.

Meski sempat mendapatkan pertolongan, namun nyawa Iwan tak diselamatkan. Ia kini telah terbujur kaku di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). “Masih di sini, menunggu keluargannya,” ujar salah satu petugas kamar jenazah RSCM saat dihubungi, Senin (4/3/2019).



Petugas tadi menyebutkan, jenazah Iwan diantar ke RSCM oleh polisi sekitar pukul 3 dini hari tadi. Saat tiba di RSCM tubuh Iwan telah melemas, dari kepala dan dada bercucuran banyak darah.

Kapolsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, AKP Erick Sitepu, membenarkan kejadian itu. Menurut dia, saat itu Iwan bersama dengan dua temannya baru pulang menonton live music tak jauh dari lokasi.

Saat perjalanan pulang, Iwan dan temannya dipepet sepasang sepeda motor. Mereka diduga merupakan pelaku. Perlawanan sengit sempat datang dari ketiganya sebelum akhirnya Iwan roboh. "Korban melawan dan langsung ditusuk pada bagian dada," ujar Erick kepada wartawan.

Reaksi itu membuat pelaku ketakutan. Mereka langsung meninggalkan Iwan yang terluka di pinggir jalan. Temen Iwan alu berdatangan dan mencoba mengobati dan membawanya ke Rumah Sakit. Naas nyawanya tak terselamatkan.

Meski meyakini pelaku bukan kelompok geng motor yang dahulu menebar teror di Jakarta Barat, namun Erick memastikan tidak mentolerir kejadian ini. Perburuan masih dilakukan bersama dengan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.

“Masih kami selidiki, belum tahu pasti apakah pelaku pemain atau bukan. Yang pasti dia bukan kelompok geng motor,” tutup Erick sembari mengatakan ponsel korban ikut dibawa pelaku.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak