alexametrics

Tiket kereta Api H-4 Lebaran Ludes Diserbu Pemudik Dalam 30 Menit

loading...
Tiket kereta Api H-4 Lebaran Ludes Diserbu Pemudik Dalam 30 Menit
Ilustrasi penumpang kereta api di Stasiun Senen, Jakarta Pusat. Foto: dok/SINDOnews/Djuli Pamungkas
A+ A-
JAKARTA - Meski lebaran masih tiga bulan lagi, namun sejumlah tiket kereta api untuk keberangkatan H-4 Lebaran menuju kota kota besar di Pulau Jawa mulai ludes. Kurang dari 30 menit, tiket tiket kereta itu habis di serbu masyarakat.

Penelusuran di situs situs penjualan tiket kereta secara online terlihat full booked atau tak menyisakan tiket. Beberapa kota itu diantaranya menuju Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, hingga Malang. Sementara untuk ke Surabaya, tiket tersedia dengan jumlah relatif sedikit dengan harga tinggi yakni minimal Rp800 ribu.

Kondisi tak jauh beda juga terlihat di situs resmi PT KAI, tiket perjalanan kereta ke sejumlah pulau jawa telah habis diserbu masyarakat. Kalau pun ada yang tersisa, kurang dari 10 menit tiket sudah kembali habis.



Sepekan lalu, tiket lebaran untuk H-10 memang telah dibuka PT KAI sejak 25 Februari lalu. Meski saat dibuka, tiket kereta api masih belum diminati, namun menjelang Kamis-Jumat lalu, tiket kereta mulai diserbu, kondisi ini membuat beberapa tiket untuk H-10 mulai ludes.

“Ini masih mantau secara online, tapi dari kemarin belum juga ada,” kata Prasetyo (30) warga Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019).

Prasetyo sendiri rencananya akan mudik ke Yogyakarta. Ia akan mulai cuti pada 1 Juni 2019, tepat di hari libur nasional. Namun rencana mudik cepat terpaksa hanya mimpi setelah dirinya tak mendapatkan tiket. “Tanggal segini aja penuh, apalagi h-1 atau h-2,” keluhnya.

Meski demikian, Pras tak menyerah, melalui agen tiket penjualan resmi, ia mencoba membooking. Dirinya berkaca di tahun lalu, ketika pembelian tiket dilakukan sepekan sebelum lebaran. “Katanya dapat tiket batalan. Harganya emang lebih mahal,” ucap Pras.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak