alexametrics

Tak Peduli Keluarga Polisi, Penembak Dada Istri Tetap Diburu

loading...
Tak Peduli Keluarga Polisi, Penembak Dada Istri Tetap Diburu
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Polres Jakarta Utara memastikan tetap memburu Deni Hidayat, penembak istri di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polres memastikan tidak peduli dengan background keluarga Deni yang diketahui keluarga polisi.

Hal ini diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Reza Arief Dewanto. Ia memastikan, bahwa anggotanya tengah memburu Deni. Sekalipun ayah Deni anggota polisi di Polairud dan kakaknya Polwan di Polsek Kalibaru, namun tidak akan membuat kasus ini berhenti.

"Iya tetap kita (kejar Deni), walaupun orang tuanya anggota Polri juga tetap kita proses sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Reza di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Terkait pengguna senjata airsoftgun yang digunakan pelaku. Reza menegaskan bahwa penggunaan Softgun harus memiliki izin. Karena itu Reza tidak membenarkan Deni memiliki softgun apalagi sampai menembak.

"Senjata harus ada izin. Makanya kita harus dapet pelakunya dulu kan. Baru tahu dari mana ini senjatanya," ujarnya. (Baca juga: Tembak Dada Istri, Deni Hidayat Diburu Polda Metro Jaya)

Reza enggan memperdulikan mengenai permintaan keluarga korban meminta mencabut laporan atas desakan Deni. Kata Reza, kasus penembakan yang dilakukan Deni tengah memasuki unsur pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Sementara itu, perwakilan manajemen RSUD Koja, dr Ayu Nadya menjelaskan hingga kini operasi korban belum dilakukan. Pihaknya masih menunggu daftar antrean. Terlebih dalam operasi harus dilakukan beberapa tahap, salah satunya rekam medis dari dokter spesialis.

"Dokter spesialisnya konsultasi dulu. Konsultasi tidak bisa hanya spesialis bedah. Kita konsul ke bagian lainnya juga, ada anastesi-nya, dokter penyakit dalam, dan lain-lain. Jadi semuanya harus dikonsultasikan dulu, begitu selesai konsultasi baru direncanakan operasi," kata Nadya, di RSUD Koja.

Nadya enggan membeberkan secara detil soal luka yang diderita oleh Yunita. Dirinya hanya menyebutkan hasil diagnosa medis mendapatkan luka robek berbentuk bulat dengan diameter 0,5 cm di bagian dada kanan.

"Dokter spesialis akan mengeksplorasi lukanya sedalam apa. Kita juga lagi menunggu jadwal dokternya. Karena hari ini penuh, padat tapi sudah masuk antrean," kata Nadya.

Nadya juga enggan menyebutkan penyebab luka yang diderita oleh Yunita. Dirinya juga tak mengatakan secara jelas penanganan operasi seperti apa yang akan dilakukan terhadap Yunita. Menurutnya kewenangan itu dimiliki oleh polisi.

"Kami hanya bisa mengidentifikasi dan melihat, lukanya ada di dada sebelah kanan, luka berbentuk bulat. Material tidak terlihat dari luar. Jadi kami tidak tahu. Ada tindakan nanti dari dokter spesialis apakah ada materil asing di dada korban," tuturnya.

Nadya mengatakan bahwa kondisi korban saat ini stabil. Sejak hari pertama dirawat, kondisinya sadar setelah mendapatkan penanganan medis. (Baca juga: Deni Tembak Dada Istri karena Kesal Motor Ditendang)
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak