alexametrics

Kampus Dibekukan, Eks Mahasiswa Adhy Niaga Tuntut Kejelasan Nasib

loading...
Kampus Dibekukan, Eks Mahasiswa Adhy Niaga Tuntut Kejelasan Nasib
Sejumlah mahasiswa menuntut kejelasan nasib mereka setelah kampus tempat pendidikan mereka dibekukan Kemenristek Dikti.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A+ A-
BEKASI - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Bekasi menggelar aksi unjuk rasa di Taman Kota, Jalan Ahmad Yani, Rabu (13/6/2018). Para mahasiswa menuntut tanggung jawab Ketua Yayasan STIE Adhi Niaga usai pembekuan kampus tersbeut oleh Kemenristek Dikti.

Seperti yang diketahui, pada 3 Juni 2015 lalu, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Adhy Niaga resmi dinyatakan ditutup Kemenristek Dikti. Perguruan tinggi yang berbasis di Bekasi, Jawa Barat, itu diduga menjalankan praktik ilegal memperjualbelikan ijazah.

Kemenristek Dikti telah menginvestigasi dan mengaudit kampus STIE Adhy Niaga. Namun otoritas perguruan tinggi itu tak dapat menjelaskan dan menunjukkan hal-hal yang dimintakan tim audit dan investigasi. "Sudah tiga tahun nasib kami tidak jelas. Bahkan, belum ada kejelasan sampai sekarang," ungkap kordinator aksi, Adhwan Ardiansyah, Rabu (13/6/2018).

Menurut dia, pihak yayasan tidak bisa mempertanggungjawabkan usai pembekuan. Apalagi dalam pembekuan itu juga melarang kampus menggelar pendidikan, mahasiswa baru, wisuda, dan pengeluaran ijazah tak diakui.

Adhwan berharap Kemenristek Dikti dapat mengintervensi eks mahasiswa STIE Adhy Niaga direkomendasikan masuk perguruan tinggi lain. "Kami juga meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini," ujarnya.

Sejauh ini Adhwan mengaku, bakal mengambil langkah ke depan untuk membuka posko aduan eks mahasiswa. Nantinya, seluruh aspirasi tersebut akan dibawa ke DPRD Kota Bekasi.
(whb)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak