alexametrics

Usai Diperiksa, Ini yang Akan Dilakukan Ustaz Zulkifli dengan Tim Kuasa Hukum

loading...
Usai Diperiksa, Ini yang Akan Dilakukan Ustaz Zulkifli dengan Tim Kuasa Hukum
Ustaz Zulkifli Muhammad Ali memberikan keterangan kepada pers di Bareskrim, Jakarta Pusat, terkait pemeriksaan penyidik yang dialaminya beberapa waktu lalu.Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) menyatakan tim kuasa hukum akan melakukan koordinasi dengan Ustaz Zulkifli Muhammad Ali untuk langkah hukum selanjutnya pasca penetapan tersangka dan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.

Sekjen Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Achmad Michdan mengatakan, saat ini Ustaz Zulkifli masih berada di Jakarta ini. Selama di Jakarta,usai diperiksa sebagai tersangka, Ustaz Zulkifli kembali melanjutkan dakwah  kepada masyarakat.

"Kondisi Ustaz Zulkifli saat ini baik-baik saja, beliau pun masih di Jakarta melakukan dakwah. Ada rencana akan pulang ke kampung halaman, tapi saya tak hafal kapan-kapannya," kata Michdan saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (20/1/2018).(Baca: Tiba di Bareskrim, Ini Penjelasan Ustaz Zulkifli soal Materi Ceramah)

Michdan tak bisa memastikan, kapan Ustaz Zulkifli pulang ke kampung halamannya dan melanjutkan dakwahnya itu di Sumatera Barat. Sedang terkait langkah hukum yang bakal diambil tim pengacara terkait kasus tersebut, juga akan dibahas lebih lanjut dengan Ustaz Zulkifli.

"Langkah ke depan seperti apa tentunya kita akan bicarakan dahulu dengan beliau. Sebab, saat ini beliau pun masih fokus melakukan dakwahnya itu di Jakarta," ujarnya.(Baca: Diperiksa Bareskrim, Ini yang Ditanyakan Penyidik ke Ustaz Zulkifli)

Dia menambahkan, meski ditetapkan sebaga tersangka, Ustaz Zulkifli tetap tak mundur dari jalan dakwahnya itu. Pasalnya, dia hendak mengingatkan tentang adanya peristiwa akhir zaman dan bagaimana cara menyikapinya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak