alexa snippet

Video Porno Gay yang Dijual di Medsos Pemainnya Anak-anak dan Orang Dewasa

Video Porno Gay yang Dijual di Medsos Pemainnya Anak-anak dan Orang Dewasa
Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan merilis penangkapan pelaku penjual video porno melalui akun medsos, di Mapolda Metro Jaya, Minggu (17/9/2017). Foto:SINDOnews/Agie Permadi
A+ A-
JAKARTA - Polda Metro Jaya membongkar kasus jual beli gambar dan video porno melalui akun media sosial. Parahnya, video yang ditawarkan pelaku ternyata video porno yang melibatkan anak-anak dengan lelaki dewasa sesama jenis alias gay.

Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Kombes) Pol Adi Deriyan mengatakan, gambar dan video porno tersebut ditawarkan pelaku melalui media sosial, seperti Twitter, Facebook dan blog. Diduga para pelaku ini mendapatkan video dan gambar porno itu dari sebuah grup gay di aplikasi Telegram dan WhatsApp bernama VGK (Video Gay Kids) premium.

"Di dalamnya ditampilkan video atau image hubungan seksual antara laki-laki dewasa dengan anak laki-laki," ujar Kombes Adi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Minggu (17/9/2017). (Baca: Polda Metro Jaya Cokok 3 Pedagang Video Porno melalui Akun Medsos)

Adapun akun tersebut di antaranya akun Twitter @NoeHermawan2 dan @febrifebri745, serta @FreeVGK69. Sedangkan di Facebook  akun mereka adalah VGK. Untuk di blog mereka menggunakan blog bernama freevgk.blogspot.co.id.

Video gay kids ditawarkan pelaku melalui akun media sosial yang telah memiliki pengikut atau followers lebih dari seribu orang. Artinya, satu video porno yang dimasukan ke grup pelaku dapat dilihat oleh ribuan orang yang berada di grup tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku kini terancam dijerat UU Nomor 11/2008 tentang ITE,  UU Nomor 44/2008 tetang Pornografi, serta UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top