Pelaku Tawuran di Johar Baru Sering Kucing-kucingan dengan Polisi

loading...
Pelaku Tawuran di Johar Baru Sering Kucing-kucingan dengan Polisi
Bentrok antar warga kembali terjadi di wilayah kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Bentrok antar warga kembali terjadi di wilayah kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Kapolsek Johar Baru, Komisaris Polisi Supriadi, menjelaskan para pelaku tawuran merupakan warga sekitar Johar Baru.

Supriadi menyebut, warga atau pelaku tawuran 'pintar' memanfaatkan situasi di lapangan. Mereka kerap kali kucing-kucingan dengan aparat kepolisian. (Baca juga; Polda Metro Jaya Lakukan Mapping Wilayah Rawan Tawuran)

"Saat kejadian itu, kami tidak ada di lokasi. Mereka juga pintar, kalau ada polisi mana mau mereka tawuran. Mereka mencari kelengahan kami," kata Supriadi, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (5/8/2020).

Supriadi menjelaskan, banyak kendala yang dihadapi untuk memberantas tawuran. Sebab, hampir di seluruh wilayah padat penduduk itu menjadi titik rawan tawuran. (Baca juga; Akibat Saling Ejek Dua Kelompok Warga Terlibat Tawuran)



"Karena kami tidak hanya meng-cover satu titik. Lokasi di Johar Baru ini kan sering kejadian tawuran, tidak satu titik saja. Kadang-kadang kami fokus di satu titik, ternyata ada di titik lain," jelas Supriadi.

Camat Johar Baru, Nurhelmy Fitriani mengatakan, jajarannya akan melakukan pendekatan kepada warga sekitar untuk mencegah terulang kasus tawuran. "Sebelumnya kami juga sudah melakukan pendekatan ke warga-warga, bahwa tawuran itu tidak ada gunanya, Nanti kami akan coba lagi untuk pendekatan ke warga supaya tidak terulang," ucapnya, saat dihubungi secara terpisah.
(wib)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top