Tawuran Berdarah, ABG 17 Tahun Tewas di Tangan Bocah 16 Tahun

loading...
Tawuran Berdarah, ABG 17 Tahun Tewas di Tangan Bocah 16 Tahun
Dua kelompok remaja bentrok di Jalan Raya Hankam, Pondok Melati, Kota Bekasi, akibatnya GN (17) tewas.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A+ A-
BEKASI - Tawuran berdarah antar remaja kembali terjadi di Kota Bekasi. Kali ini, dua kelompok remaja bentrok di Jalan Raya Hankam, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Akibatnya, remaja berusia 17 tahun dengan inisial GN tewas dengan luka bacok disekujur tubuhnya.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Sabtu, 1 Agustus 2020 malam dan sempat viral di media sosial."Iya benar terjadi tawuran remaja yang menelan satu korban, masih dalam penyidikan," ungkap Kasubbag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Senin (3/8/2020).

Menurut dia, dalam kasus tawuran itu petugas gabungan dari Satuan Reserse Kriminal Polrestro Bekasi Kota bersama Polsek Pondok Gede langsung bergerak ke lapangan dan mengamankan beberapa remaja yang terlibat dalam aksi tawuran berdarah itu. Menurut Erna, petugas menangkap M (16), remaja yang melakukan penganiayaan kepada korban sampai tewas.

"Yang ditangkap banyak, yang terlibat dalam tawuran itu. Tapi hanya satu yang terbukti melakukan penganiayaan terhadap korban," katanya.(Baca: Korsleting Listrik, Puluhan Kontrakan di Tanjung Duren Terbakar)

Erna menjelaskan, M sudah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan berat karena menyebabkan hilangnya nyawa orang dan ditahan di Polsek Pondok Gede. Hingga saat ini, tersangka masih diperiksa oleh penyidik di sana."Kelompok korba dengan pelaku memang janjian mau tawuran," jelasnya.



Korban bersama dengan kelompoknya mendatangi kelompok pelaku yang berada di lokasi. Sambil menenteng sebilah celurit besar, korban lalu menyerang pelaku. Pertikaian pun tak dapat dihindarkan. Pelaku berhasil mengambil alih celurit lalu balik menyerang korban.

Korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya. Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Tapi, nyawanya tak dapat diselamatkan. Sementara polisi bergerak cepat setelah mendapat laporan. Sekelompok remaja ditangkap. Hasil penyelidikan satu remaja ditetapkan sebagai tersangka.
(hab)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top