Polres Jaksel Gulung 2 Pengedar Ganja 160 Kg Modus Buku LKS

loading...
Polres Jaksel Gulung 2 Pengedar Ganja 160 Kg Modus Buku LKS
Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana memimpin rilis pengungkapan kasus peredaran 160 kg ganja.Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Satnarkoba Polres Jakarta Selatan meringkus dua pelaku peredaran narkoba jenis ganja sebanyak 160 kg di kawasan Bogor Tengah, Kota Bogor. Adapun modusnya menumpuk ganja tersebut dengan buku Lembar Kerja Siswa (LKS).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, penangkapan terhadap HS dan MK dilakukan pada 17 Juli 2020 lalu. Pengungkapan tersebut berawal dari hasil pengembangan kasus narkotika sebelumnya hingga akhirnya ditangkap keduanya bersama barang buktinya.

"Lokasi pertama pada 14 Juli 2020, kita amankan ganja 70 bungkus dengan berat 70 kg ganja, yang mana itu dibungkus lakban cokelat, lalu dilapisi buku-buku LKS," kata Nana kepada wartawan Senin (3/8/2020).(Baca: Hari ke-11, 7.460 Pengendara Terjaring Operasi Patuh Jaya)

Nana menuturkan, dari penangkapan ini polisi kembali menerima informasi tentang adanya kiriman ganja di kawasan Bogor Tengah. Pada 17 Juli 2020 dilakukan penggerebekan dengan barang bukti ganja seberat 90 kg. Selain ganja, polisi juga mengamankan bukti berupa 10 gram sabu.
Polres Jaksel Gulung 2 Pengedar Ganja 160 Kg Modus Buku LKS


"Kedua modusnya juga sama, 90 bungkus ganja seberat 90 kg dibukus lakban cokelat, ditaruh di lima kardus lalu ditumpuk buku LKS. Itu kamuflase yang mereka lakukan sehingga seolah membawa buku LKS," ujarnya.



Kini, para tersangka dikenakan pasal Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No 35/2009 tentang Narkotika. Dipidana dengan pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling singkat enam tahun dan 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.
(hab)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top