alexa snippet

Kerap Terjadi Kekerasan, Polda Akan Layangkan Teguran Keras ke STIP

Kerap Terjadi Kekerasan, Polda Akan Layangkan Teguran Keras ke STIP
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan akan melayangkan teguran keras terhadap STIP terkait seringnya kekerasan di sekolah tersebut.Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Polda Metro jaya akan melayangkan teguran keras kepada Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Cilincing, Jakarta Utara, lantaran  kerap terjadi tindak penganiayaan yang dilakukan siswa senior terhadap juniornya. Polisi akan meminta sekolah mengubah sistem pendidikannya itu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengatakan, terkait kasus penganiayaan yang dilakukan siswa STIP pada juniornya hingga tewas, polisi telah menetapkan keempat orang penganiaya itu sebagai tersangka. Adapun kasus yang dialami korban, Amirulloh Adityas Putra (18) terjadi saat korban baru saja melakukan kegiatan drum band.

Menurut Iriawan, kekerasan yang dilakukan siswa senior terhadap junir di STIP bukanlah kali pertama karena pada 2012 dan 2013 kasus ini pernah terjadi. Sebelumnya juga pernah terjadi sehingga polisi akan menegur STIP secara tegas untuk lebih mengawasi anak didiknua itu.

"Ini kan sudah kesekian kali, makanya kami tegur sekolah itu untuk ubah sistem yang ada di sekolah itu karena kerap terjadi penganiayaan seperti itu," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Amirulloh Adityas Putra taruna STIP Cilincing, Jakarta Utara, tewas dianiaya empat orang seniornya. Kapolsek Cilincing Kompol Ali Yusron menjelaskan, penganiayaan itu terjadi pada Selasa, 10 Januari 2017 pukul 22.30 WIB malam tadi di Gedung Dormitory ring 4 kamar M 205 Lantai 2 Jalan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Penganiayaan bermula usai melaksanakan kegiatan durm band salah satu pelaku Sisko Mataheru mengajak para pelaku lain yakni, Willy Hasiholan, Iswanto dan Akbar Ramadhan untuk mengerjai para juniornya yang duduk di tingkat I.(Baca: Diduga Dianiaya Senior, Siswa Sekolah Pelayaran Tewas)



(whb)
loading gif
Top