alexametrics

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Positif Terinfeksi Corona

loading...
A+ A-
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyatakan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana menjadi salah satu jajaran pegawai pemerintah yang positif terinfeksi virus Corona. Saat ini, Yayan masih menjalani isolasi di RSUD dr Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, saat ini Yayan masih menjalani perawatan dan isolasi di RSUD. Sebelumnya, kata dia, Yayan tidak masuk kedalam list Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

“Awalnya diduga hanya mengalami sakit tipes,” kata Rahmat Effendi pada Sabtu, 28 Maret 2020 malam. Sebab, rumah sakit yang memeriksa kesehatan mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi hanya menduga sakit tipes. Namun, saat dilakukan pemeriksaan VCR, hasilnya menunjukan Yayan positif Corona.



Meski demikian, pemerintah belum mengambil kebijakan pergantian sementara kaitan urusan kebijakan pemerintah di Dinas Lingkungan Hidup yang sementara ditinggalkan Yayan dalam perawatan dan isolasi.”Kan Pak Yayan hanya diisolasi. Ada Sekdin LH yang mengurusi,” ungkapnya.

Pria yang akran disapa Pepen ini memastikan, pihaknya langsung melakukan tracking orang-orang yang pernah berinteraksi dengan Yayan. Dia juga meminta orang-orang yang berinteraksi dengan Yayan diwajibkan melaporkan ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan.(Baca: Anies Sebut 61 Tenaga Kesehatan di 26 RS Terinfeksi Covid-19)

"Hasil tracking orang-orang sekitar, kita lakukan pengecekan. Segera lapor Dinkes, dan lakukan karantina mandiri selama 14 hari," ujarnya. Saat ini, lanjut Pepen, pemerintah mengupayakan agar semua yang terpapar Corona abisa pulih termasuk kesembuhan anak buahnya tersebut.

"Kan yang paling tahu Tuhan, tugas wali kota meyakinkan yang bersangkutan pulih dalam masa perbaikan," tegasnya. Berdasarkan data dari website resmi Pemkot Bekasi, http://corona.bekasikota.go.id, pada Sabtu 28, Maret 2020, total kasus positif Covid-19 ada sebanyak 30.

Kemudian Orang Dalam Pantaun (ODP) 214, 187 masih proses pemantauan dan 45 selesai pemantauan. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 117, 104 masih dirawat dan 13 pulang dalam keadaan sehat. Satu orang sembuh, dan korban meninggal tidak ada.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top