Metro

Polisi selidiki penembakan di Apartemen Mediterania

Minggu,  14 Juli 2013  −  19:51 WIB
Polisi selidiki penembakan di Apartemen Mediterania
Ilustrasi (Dok Istimewa)

Sindonews.com - Kapolres Jakarta Barat, Kombes Fadil Imran, mengatakan kasus penembakan terhadap Muhammad warga Nigeria dan Adelusi Oludare warga Sierra Leone di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat pada Sabtu (13/7) sekira pukul 22.00 WIB masih sedang dalam penyelidikan.

"Kami belum bisa kasih kesimpulan terkait kasus tersebut. Masih sedang kami dalami," kata Kombes Fadil Imran saat dihubungi, Minggu (14/7/2013).

Fadil menjelaskan, saat ini pihaknya terlebih dahulu mengumpulkan bukti-bukti yang diketemukan di tempat kejadian perkara untuk mengetahui lebih jauh apa motif penembakan dan siapa pelaku penembakan tersebut. Berdasarkan keterangan sementara, dua orang korban juga merupakan tamu di apartemen tersebut.

"Kami sudah memeriksa saksi-saksi, kamera CCTV, karcis parkir, serta sejumlah makanan dan minuman yang tertinggal di TKP, kemungkinan makanan tersebut merupakan milik pelaku yang sudah menunggu korban," ungkapnya.

Adapun kondisi korban saat ini, Fadil memaparkan Muhammad yang mengalami luka tembak di lengan kanan dan Adelusi Oludare yang mengalami luka tembak di lengan dan kaki saat ini sudah berada di Rumah Sakit Royal Taruma, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. "Keduanya masih dalam perawatan," ungkapnya.

Mengenai penggerebekan kasus narkoba yang terjadi dan mengakibatkan korban tembak di apartemen tersebut, Fadil menegaskan kasus tersebut bukan kasus penggerebekan seperti apa yang sudah di beritakan di media. Pasalnya, jika kasus penggerebekan, pihaknya pasti diberitahu sebelum terjadi peristiwa penggerebekan.

"Kalau polisi ingin melakukan penggerebekan pasti bicara dengan pihak apartemen," tegasnya.


(rsa)

views: 1.622x
shadow