Banjir Rob 70 Cm Terjang Muara Angke, Aktivitas Warga Lumpuh

Jum'at, 25 November 2022 - 16:03 WIB
loading...
Banjir Rob 70 Cm Terjang Muara Angke, Aktivitas Warga Lumpuh
Banjir rob setinggi 70 cm menerjang permukiman warga di kawasan Blok Empang dan Blok Eceng, Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (25/11/2022). Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Kenaikan permukaan air pasang laut atau banjir rob menerjang permukiman warga di kawasan Blok Empang dan Blok Eceng, Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (25/11/2022).

Salah satu warga RT 12 RW 22, Kartini (42) mengatakan bahwa banjir rob ini sudah terjadi selama tiga hari dikarenakan air pasang laut hingga membuat hampir seluruh rumah warga terendam air.

”Banjir ini sudah tiga hari terjadi. Kayanya rob. Iya dari air laut ini. Tadi dua hari kemarin airnya tidak setinggi ini,” kata Kartini saat ditemui dilokasi, Jumat (25/11/2022). Baca juga: Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Utara Jakarta hingga 28 November

Adanya banjir rob ini memang bukanlah hal yang pertama terjadi, bahkan Kartini menyebut banjir ini sudah kerap dialami warga. Meski sering, kehadiran banjir rob disebut cepat surut.

”Antisipasinya karena sudah biasa, jadi engga langsung gede gitu banjirnya. Karena nanti kan surut, besok baru gede gitu. Ini sih ganggu aktifitas tapi ga terlalu gimana,” ucapnya. Baca juga: Pesisir Jakarta Berpotensi Diterjang Banjir Rob 1,5 Meter, BMKG: Tetap Waspada

Warga lainnya Marnizah (39) mengungkapkan banjir rob kali ini muncul sejak pagi tadi sekira pukul 09.00 WIB. Hal inipun membuat dirinya kesulitan beraktifitas termasuk mencari nafkah.

”Banjir sejak jam 8 pagi tadi, cepat datangnya, tinggi juga capai 70-80 sentimeter. Kita juga tidak bisa ngapa-ngapain, nyari duit jadi sulit dan sekarang menunggu air berangsur surut,” ungkapnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis sembilan wilayah pesisir DKI Jakarta berpotensi terkena banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 22 November sampai 28 November 2022 ini.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Moh. Insaf mengungkapkan, Banjir pesisir disebabkan adanya aktivitas pasang air laut bersamaan dengan fase bulan baru.



Menurut dia, dari kedua faktor tersebut memengaruhi dinamika pesisir di wilayah utara Jakarta berupa peningkatan ketinggian pasang air laut di sembilan wilayah pesisir Jakarta Utara.

”Wilayah pesisir yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi wilayah Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, dan Kalibaru,” kata Insaf beberapa waktu lalu.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1937 seconds (11.252#12.26)