Anies Sidak Proyek Saringan Sampah Kali Ciliwung di Perbatasan Jagakarsa

Senin, 26 September 2022 - 09:48 WIB
loading...
Anies Sidak Proyek Saringan Sampah Kali Ciliwung di Perbatasan Jagakarsa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sidak ke proyek saringan sampah Kali Ciliwung di kawasan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022) pagi. Foto: MPI/Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan inspeksi mendadak ( sidak ) ke proyek saringan sampah Kali Ciliwung yang berlokasi di kawasan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022) pagi. Saringan di perbatasan ini untuk meminimalisir sampah masuk wilayah dalam kota.

Anies datang ke lokasi proyek didampingi Wakilnya Ahmad Riza Patria, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda DKI Affan Adriansyah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asep Kuswanto, dan perwakilan PP Presisi konstruksi.

Baca juga: Jadi Sopir Angkot Mikrotrans AC Jak26, Anies Antar Emak-Emak ke Pasar

"Pagi ini saya melakukan kunjungan kerja menyaksikan dari dekat pembangunan saringan sampah," ujar Anies.

Anies menceritakan, ketika mulai bekerja di Jakarta sebagai gubernur pada awal 2018, air Sungai Ciliwung meningkat dan di Pintu Air Manggarai terjadi timbunan sampah yang luar biasa banyak.

"Kemudian pada saat itu, saya tanyakan pada tim, ini sampah dari mana?. Sampah banyak datang justru dari kawasan, dari luar Jakarta masuk melalui Sungai Ciliwung," kata Anies.

Baca juga: Anies Sidak ke Perempatan Fatmawati Jaksel, Cari Tahu Penyebab Kemacetan

"Pertanyaan saya kemudian, kenapa tidak disaring sebelum masuk ke dalam kota sehingga seluruh kawasan aliran sungai, kanan kiri sepanjang Ciliwung di dalam Kota Jakarta terbebas dari limpahan sampah ini," sambung Anies.

Dari situ lah kemudian dibahas, didiskusikan, dan diputuskan untuk dilakukan pembangunan saringan sampah di tempat sebelum masuk permukiman dan kawasan yang lebih padat.

Anies menyebut proyek saringan sampah di bantaran Kali Ciliwung telah direncanakan sejak 2020. Namun, pandemi Covid-19 melanda Jakarta dan Indonesia, sehingga anggaran dialihkan. Anggaran pembangunan saringan sampah ini mencapai Rp195 miliar.

"Alhamdullilah sekarang kondisinya sudah lebih baik, anggaran itu kini tersedia dan sekarang dilaksanakan," ucap Anies.

Anies berharap adanya saringan sampah di perbatasan dapat meminimalisir sampah masuk ke wilayah dalam kota. Jika tak tersaring, jumlah sampah yang melintas di Kali Ciliwung bisa mencapai 52 ton per hari. Jumlah ini setara dengan 1 bus Transjakarta jenis tronton per hari.

"Bisa dibayangkan banyaknya sampah yang masuk, 52 ton per hari. Kalau ini dibiarkan tiap bulan akan berada di Pintu Air Manggarai dengan jumlah yang fantastis. Karena itu lah disiapkan pengolahannya di sini," tandasnya.
(thm)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1129 seconds (10.101#12.26)