Tambah Ruang Terbuka Hijau, Pemkot Jaktim Bangun 4 Taman Maju Bersama

Selasa, 20 September 2022 - 16:42 WIB
loading...
Tambah Ruang Terbuka Hijau, Pemkot Jaktim Bangun 4 Taman Maju Bersama
Taman Maju Bersama (TMB) di Cilangkap Jakarta Timur yang mulai rampung dibangun Pemkot Jaktim. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) membangun empat Taman Maju Bersama (TMB) untuk menambah ruang terbuka hijau di wilayah Ibu Kota. Pembangunan taman itu untuk mengurangi polusi dan menambah ruang terbuka hijau.

Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Djauhar Arifin mengatakan, empat taman yang akan dibangun tersebut yakni TMB PKP Ciracas, TMB Cilangkap, TMB Sutoyo Kramat Jati, serta TMB Pondok Ranggon.

Keempat taman tersebut nantinya akan diresmikan bersama 100 TMB lain oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ”Nanti sekalian peresmiannya serentak 100 TMB oleh Pak Gubernur Anies,” kata Djauhar, Selasa (20/9/2022). Baca juga: Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Tingkatkan Ruang Terbuka Hijau

Menurut dia, dari keempat TMB ini, hanya Taman Sutoyo yang masih dalam proses tahap akhir. Sisanya sudah selesai dibangun.Beberapa masyarakat juga ada yang mengunjungi beberapa taman yang sudah rampung, walaupun belum diresmikan oleh pemerintah.

Sebelumnya, untuk membentuk lingkungan kota yang nyaman dan sehat, sesuai amanat UU Nomor 26 Tahun 2007 terkait penataan ruang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya untuk membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di berbagai area di Jakarta.

Taman Maju Bersama (TMB) merupakan konsep Ruang Terbuka Hijau berbentuk taman yang terbuka dan dilengkapi fasilitas untuk semua lapisan masyarakat di Jakarta. Ini adalah taman kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat setempat.



Karena dari perencanaan, pengembangan, hingga penggunaannya melibatkan masyarakat sekitar lokasi TMB yang dibangun. TMB juga memiliki berbagai fungsi ekologis RTH pada umumnya, yaitu menjaga kualitas lingkungan kota, dan menjaga keberlanjutan ekosistem.

Lalu meningkatkan daya dukung tanah, menciptakan kenyamanan termal, area konservasi air, ruang mitigasi bencana, meningkatkan kualitas kesehatan kota, menambah estetika kota, serta berfungsi sebagai ruang interaksi, rekreasi, dan kegiatan kolaborasi yang positif.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2164 seconds (11.97#12.26)