DKI Target 700 Nakes Disuntik Vaksin Booster Kedua Rampung Agustus

Rabu, 03 Agustus 2022 - 11:21 WIB
loading...
DKI Target 700 Nakes Disuntik Vaksin Booster Kedua Rampung Agustus
Pemprov DKI menargetkan vaksin booster kedua bagi 700 nakes rampung Agustus. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta terus menekan angka penyebaran virus Covid-19. Salah satunya, dengan menggencarkan pemberian vaksin keempat bagi tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, pihaknya telah menargetkan pelaksanaan Booster kedua itu akan segera rampung di bulan Agustus ini.

”(Booster dosis 2) sekitar 700 ribu (nakes), kami harapkan selesai dalam bulan ini (Agustus 2022),” ujar Widyastuti di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (3/8/2022). Baca juga: 3000 Nakes di Jakarta Timur Disuntik Vaksin Booster Dosis Kedua

Widyastuti menuturkan, seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta kini sudah memiliki vaksin untuk booster dosis kedua. ”Kami siap untuk memberikan vaksinasi booster apakah itu pelengkap booster yang (dosis) pertama, atau tadi perlindungan bagi nakes (booster dosis kedua),” tuturnya.



Widyastuti menjelaskan, pemberian vaksin booster dosis kedua ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan dan penunjang kesehatan, bukan untuk masyarakat umum. Namun ia tidak menutup kemungkinan cakupan pemberiannya akan diperluas jika telah memenuhi target. Baca juga: Vaksin Merah Putih Dipakai untuk Booster Kedua? Begini Kata Wamenkes

”Kita tentunya kecukupan vaksinnya bergantung dari stok yang ada dari Kemenkes, kami menunggu distribusi dari Kemenkes dan kebijakan Kementerian Kesehatan,” paparnya.

Pemberian vaksinasi booster dosis dua bagi nakes di Jakarta sudah mulai dilakukan sejak Jumat (29/7/2022) lalu. Pemberian booster ini ditujukan bagi nakes yang sudah melewati masa interval 6 bulan sejak booster dosis pertama.Adapun masyarakat umum sendiri memang dianjurkan untuk memenuhi kewajiban booster dosis pertama.

Sebab hingga saat ini angka vaksinasi booster di Jakarta masih rendah.”Saat ini di DKI Jakarta untuk mengejar booster pertama atau suntikan ketiga, karena Jakarta masih di angka 54,5 persen. Jadi artinya masih jauh dari yang kita inginkan,” pungkasnya.
(ams)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2749 seconds (11.97#12.26)