Konsleting Listrik, Bekas Kos-kosan di Beji Depok Ludes Terbakar

Rabu, 18 Mei 2022 - 01:35 WIB
loading...
Konsleting Listrik, Bekas Kos-kosan di Beji Depok Ludes Terbakar
Sejumlah bangunan di Kawasan Beji, Depok dilahap si jago merah pada Selasa (17/5/2022). Api tersebut diakibatkan konsleting arus listrik. Foto/MPI
A A A
DEPOK - Sejumlah bangunan di kawasan Beji, Depok dilahap si jago merah pada Selasa (17/5/2022). Api tersebut diakibatkan konsleting arus listrik.

Salah seorang warga yang berada di dekat TKP, Majid mengatakan kemungkinan kebakaran terjadi karena petir yang menyambar. Petir tersebut membuat konsleting arus listrik yang berada di dekat tabung gas elpiji. Baca juga: Bakar Sampah Sembarangan, Lapak Besi di Kebayoran Lama Hangus Terbakar

"Kata tetangga juga, dia sempat denger bunyi dentuman, mungkin tabung gas itu kali meledak, jadilah api membesar," ujarnya kepada wartawan Selasa (17/5/2022).

Majid menambahkan bangunan tersebut dulunya sebuah kos-kosan yang kini sudah tidak berpenghuni.

"Itu tadinya kos-kosan, tapi sekarang sudah kosong, rumah induknya juga kosong enggak ada penghuninya," tambahnya.

Dikonfirmasi, Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo mengatakan akses jalanan yang sempit menjadi hambatan Pemadam Kebakaran (Damkar) masuk ke area tersebut.

"Jalanan yang sempit serta sumber air yang jauh menjadi hambatan tim regu untuk mengevakuasi kebakaran," ujarnya kepada wartawan Selasa (17/5/2022).

Denny juga menuturkan kerugian yang ditaksir dari kebakaran tersebut mencapai Rp50 juta. "Luas area kebakaran kurang lebih 50 meter dari luas bangunan 700 meter. Kerugian yang ditaksir sebanyak kurang lebih Rp50 juta," jelasnya.

Sebanyak tiga unit pemadam dikerahkan oleh Damkar. Regu tersebut terdiri dari Unit Mako dan Pos Wali. Baca juga: Sidang Kasus Kebakaran Lapas Klas 1 Tangerang Ditunda hingga 31 Mei 2022

"Satu unit Mako sebanyak empat orang, dan Pos Wali sebanyak lima orang. Tambah satu orang Regu C Merdeka. Jadi ada sepuluh orang yang menangani," tutupnya.
(kri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.0995 seconds (10.177#12.26)