Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Bekasi Imbau Warga Siaga Bencana

Minggu, 16 Januari 2022 - 09:30 WIB
loading...
Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Bekasi Imbau Warga Siaga Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln. Foto/Istimewa
A A A
BEKASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk bersiaga dan waspada. Hal ini menyusul masuknya Indonesia dalam menghadapi cuaca ekstrem yang kerap menimbulkan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan, cuaca ekstrem yang dimaksud juga telah diprediksi sebelumya oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Adapun, cuaca ekstrem berlangsung selama Januari hingga Februari 2022.

”Ini kita sudah lihat situasinya bahwa prakiraan BMKG ini sudah mendekati. Saat ini situasinya sudah mulai turun hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang,” kata Henri, Minggu (16/1/2022). Baca juga:BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Menurut Henri, selama Januari ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi sudah mulai terendam banjir, mulai dari air hujan, luapan sungai hingga pasang air laut. Bahkan, pergerakan tanah yang berdampak longsor dan angin kencang juga tercatat menimbulkan sejumlah kerusakan.

”Semoga tidak terjadi seperti tahun sebelumnya. Sejauh hasil pantauan kami, genangan air tidak berlangsung lama. Ini karena dinas teknis sudah bekerja dengan melakukan normalisasi di beberapa titik banjir,” ujarnya. Baca juga: Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Jawa Timur Diminta Proaktif Lakukan Mitigasi

Henri juga memastikan, pihaknya kini telah membuat Desa Tangguh Bencana guna membantu penanganan bencana. Sementara, masyarakat sendiri diminta untuk membantu sampai pada tahap laporan.



”Kita sudah mempersiapkan diri, dengan membentuk Desa Tangguh Bencana. Jadi, kita sangat terbantu. Kita berdoa, tahun ini tidak ada kedaruratan banjir,” ungkapnya.

BPBD Kabupaten Bekasi juga telah menyiagakan sejumlah personel serta sarana prasarana kedaruratan bencana mulai dari perahu karet, mobil evakuasi, terpal, tenda pengungsian, hingga dapur umum untuk mengantisipasi musibah banjir di wilayahnya.
(ams)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3024 seconds (11.97#12.26)