Cuaca Ekstrem, Anies Minta Masyarakat Baca Panduan Menghadapi Banjir

loading...
Cuaca Ekstrem, Anies Minta Masyarakat Baca Panduan Menghadapi Banjir
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem hingga 9 April 2021 mendatang. Salah satunya dengan membaca buku "Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir bagi Masyarakat" melalui link tiny.cc/bukusakusiagabanjir

"PERINGATAN DINI dari @bpbddkijakarta
• • •
WASPADA POTENSI CUACA EKSTREM DI WILAYAH DKI JAKARTA DALAM SEPEKAN KE DEPAN
Durasi 3 April 2021 - 9 April 2021," tulis Anies dalam akun Instagramnya @aniesbaswedan yang dikutip, Senin (5/4/2021).
Baca juga: Anies Baswedan dan Dewan Pers Tinjau Vaksinasi Covid-19 untuk Jurnalis di Balai Kota

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dinamika atmosfer-laut menunjukkan bahwa La Nina masih berlangsung paling tidak hingga Mei 2021 dengan kecenderungan menuju netral.

Selain itu, BMKG mendeteksi adanya 2 (dua) BIBIT SIKLON TROPIS, yaitu bibit siklon tropis 90S di Samudra Hindia barat daya Sumatra dan bibit siklon tropis 99S di Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur. Intensitas kedua Bibit Siklon Tropis tersebut cenderung menguat dalam 24 jam ke depan dengan pergerakan menjauhi wilayah Indonesia. Secara tidak langsung keberadaan bibit siklon tersebut dapat mendorong peningkatan kecepatan angin yang berdampak pada peningkatkan ketinggian gelombang di sebagian wilayah perairan Indonesia.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat-sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi dalam periode sepekan ke depan di sebagian wilayah Indonesia.



"Dalam sepekan ke depan potensi HUJAN SEDANG-LEBAT diprediksi terjadi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya," ucapnya.
Baca juga: Hari Paskah, Anies Baswedan Posting Mampir di Warung Jamu Milik Pendeta GBI

Potensi GELOMBANG TINGGI lebih dari 4 (empat) meter juga diprediksi terjadi di wilayah Perairan Selatan Banten, dan Samudra Hindia Barat, Kep Mentawai, hingga Selatan Jawa Barat.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, gelombang tinggi, dll) dan dampak terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dan lainnya.

"Warga dihimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, salah satunya dengan membaca buku "Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir bagi Masyarakat" melalui link tiny.cc/bukusakusiagabanjir," kata Anies.
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top